Jessy McCAbe (17) adalah murid yang mengangkat masalah ini ke permukaan. Jessy memulai petisi yang menyerukan agar lebih banyak nama komposer-komposer perempuan diperkenalkan dalam silabus musik. Dia menyadari, dari 63 komposer yang tertulis dalam ujian musik tak ada satu pun yang perempuan.
Dia kemudian menghubungi Edexcel, dewan ujian di Inggris, memberitahu bahwa ada beberapa perempuan yang sangat menonjol dalam tradisi klasik di Barat. Baru setelah itu, Jessy meluncurkan petisi untuk menggalang dukungan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Saya tidak percaya ada sekelompok orang yang duduk di kantor sebagai dewan ujian berkata kepada diri mereka sendiri, 'bagaimana kami dapat mengecualikan perempuan?' (tapi) Anda mulai merasa ada standar terhadap laki-laki di begitu banyak organisasi kami.”
“Perempuan diabaikan, tidak secara sengaja, tapi tanpa berpikir panjang,” ujar Fraser. Untuk menanggapi kampanye itu, beberapa dewan ujian mengatakan, mereka akan mempertimbangkan untuk mengubah silabus tahun depan.”
(win/utw)