Banyak alasan yang membuat orang enggan berlibur, di antaranya bos yang galak, pekerjaan yang menumpuk hingga merasa tidak punya kehidupan selain di kantor.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Tubuh wajib diistirahatkan
Tony Schwartz, CEO dari perusahaan The Energy Project, mengaku kalau memberikan karyawannya jatah libur selama empat minggu dalam tahun pertama mereka bekerja. Ia melakukan hal tersebut karena percaya kalau tubuh juga perlu istirahat. Keputusan tersebut diambilnya berdasarkan penelitian dari Florida State University.
Florida State University mengatakan, dengan memberikan jeda di antara kegiatan, seseorang akan menjadi fokus dengan apa yang ia kerjakan bahkan meningkatkan kualitasnya.
2. Berliburlah secara singkat setiap minggu
Jangan pelit menghabiskan jatah cuti. Berlibur tidak perlu sampai sebulan penuh. Para karyawan yang sering berlibur secara singkat diketahui dapat kembali bekerja dengan giat, seperti yang dikutip dari penelitian firma akuntan Ernst and Young.
3. Menjadi pemimpin yang lebih bijaksana
Tidak hanya karyawan yang butuh libur. Dikutip dari penelitian perusahaan head-hunter, Korn/Ferry, sebanyak 84 persen dari 250 petinggi perusahaan menunda liburan mereka dikarenakan stres pekerjaan. Jennifer Deal, peneliti dari Center for Creative Leadership, para pemimpin perusahaan yang jarang liburan membuat para pekerjanya lebih tertekan dan stres. Jika tidak segera berlibur dikhawatirkan perilaku bos akan mengganggu stabilitas perusahaan.
(ard/ard)