Jakarta Fashion Week 2016

Jakarta Fashion Week 2016 Ingin Menduniakan Batik

Fadli Adzani, CNN Indonesia | Sabtu, 24/10/2015 14:17 WIB
Jakarta Fashion Week 2016 Ingin Menduniakan Batik Hari ini (24/10), Jakarta Fashion Week (JFW) 2016 resmi dibuka untuk kedelapan kalinya. Pagelaran fesyen ini akan diselenggarakan di Senayan City, Jakarta, sejak 24 hingga 30 Oktober 2015. (CNN Indonesia/Fadli Adzani)
Jakarta, CNN Indonesia -- Hari ini (24/10), Jakarta Fashion Week (JFW) 2016 resmi dibuka untuk kedelapan kalinya. Pagelaran fesyen ini akan diselenggarakan di Senayan City, Jakarta, sejak 24 hingga 30 Oktober 2015.

Pekan mode terbesar di Asia Tenggara ini akan menghadirkan karya-karya terbaik perancang dalam dan luar negeri. Pencinta fesyen Indonesia dapat menyaksikan langsung busana-busana yang akan menjadi acuan tren tahun depan.

JFW sendiri merupakan platform penggerak industri mode Indonesia. Sebagai fashion week utama di Indonesia, JFW memberikan arahan fesyen Indonesia dan memegarakan bakat serta kreativitas dunia fesyen dalam negeri.


Sepanjang tahun, JFW juga menggelar beragam program peningkatan kapasitas para pelaku industri Internasional.

Tahun ini adalah tahun ketiga JFW dihelat di Jakarta, Indonesia. Ketua Umum JFW tahun ini, Svida Alisjahbana, mengatakan bahwa JFW kali ini memiliki dua topik, yakbi Ethnical Fashion dan Sustainable Fashion.

"Prestasi yang telah dicapai oleh perancang Indonesia sangatlah membanggakan, dan apresiasi dari berbagai belahan dunia pun terus mengalir," ujar Svida saat menghadiri pembukaan JFW 2016 di Senayan City, Jakarta, Sabtu (24/10).

"Semua peraihan ini tidak terlepas dari kualitas program yang bergulir, diikuti kesungguhan kerja berbagai pihak yang terlibat di Jakarta Fashion Week," dia menambahkan.

Selain itu, Svida menegaskan bahwa ia akan mengikutsertakan fesyen batik dalam JFW kali ini. Hal itu dilakukan karena ingin memenuhi topik Ethnical Fashion yang menjadi salah satu topik pagelaran fesyen terbesar di Indonesia ini.

"Kita buat Batik jadi terkenal sampai ke luar negeri," Svida menjelaskan.

Basuki Tjahya Purnama, selaku Gubernur DKI Jakarta, menuturkan bahwa dengan adanya JFW ini, hal itu dapat memantapkan Jakarta dan Indonesia sebagai pusat geliat fesyen yang patut diperhitungkan di mata dunia.

"Saya menyambut baik diselenggarakannya JFW 2016 sebagai bagian dari Enjoy Jakarta. Kesuksesan ajang peragaan busana ini diharapkan dapat menjadi perhatian peminat fesyen mancanegara di Jakarta," ujar Ahok, demikian Basuki akrab disapa.

Selama sepekan, JFW 2016 akan menampilkan fesyen show kolaborasi para mitra, serta lembaga pemerintahan seperti Kementerian Perdagangan, Badan Ekonomi Kreatif, Kementerian Perindustrian, Dekranasda DKI, berbagai organisasi dan pusat kebudayaan internasional, yakni The British Council, Korean Cultur Center, Japan Fashion Week Organization, DITP Thailand, Melbourne Fashion Festival dan masih banyak lagi.

Tak hanya itu, JFW 2016 juga akan diwarnai dengan berbagai diskusi, kompetisi untuk para desianer serta fashionista yang diselenggarakan oleh para mitra.


(eno)