Gelar-gelar kehormatan tersebut disematkan untuk menghargai jasa mereka di bidang tertentu. Namun apa jadinya jika seorang presiden disematkan gelar kehormatan berupa nama depan?
Paguyuban Asep Dunia (PAD), perkumpulan pemilik nama Asep di seluruh dunia, berniat menyematkan nama ‘Asep’ kepada Presiden Jokowi. Penyematan nama Asep sebagai nama depan untuk Jokowi diberikan sebagai apresiasi kepada Jokowi selama menjabat menjadi Presiden Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, dia menambahkan mulai tahun depan di KAA akan ada ajang pemberian penghargaan Asep Awards.
"Kami rencananya akan mengadakan Asep Awards tahun depan sebagai penghargaan untuk orang-orang yang memiliki kontribusi di masyarakat. Misalnya di bidang kebudayaan," tutur dia.
Usulan ini diakui Kambali masih dalam tahap perencanaan. Kambali juga tak mempermasalahkan jika Jokowi menolak pemberian gelar kehormatan ini. Seperti kita tahu, Jokowi pernah menolak gelar kehormatan dari Universitas Muhammadiyah Surakarta pada media 2013.
Dia mengatakan ide ini timbul karena melihat antusias yang tinggi dari para pemilik nama Asep untuk membentuk sebuah paguyuban. Selain itu, ide ini juga sebagai bentuk pemberian manfaat dan penghargaan dari PAD kepada masyarakat.
Kambali juga mengakui ide menggelitiknya ini terinspirasi dari tingkah Walikota Bandung Ridwan Kamil di dunia maya. Saat Kambali melangsungkan resepsi pernikahan, ia berselfie dengan Kang Emil. Foto itu lalu diunggah Sang Walikota ke akun Instagram-nya.
"Selamat berbahagia kang Asep Kambali @asepkambali Ketua PPAD: Partai Persatuan Asep Dunia. Salam dari Asep Kamil," tulis Ridwan Kamil dalam unggahannya itu.
Rencananya ide menyematkan nama Asep sebagai nama depan Jokowi ini akan dilaksanakan pada KAA tahun depan.
Selain Asep Awards, KAA kedua tersebut juga akan diisi dengan pemecahan delapan rekor Muri, di antaranya konferensi terbesar dengan anggota bernama sama terbanyak, wisata sejarah dengan peserta bernama sama terbanyak, serta lokakarya yang dihadiri peserta dengan nama sama terbanyak. (les/les)