'Asep' Akan Jadi Nama Depan Jokowi

Dhio Faiz, CNN Indonesia | Kamis, 05/11/2015 21:47 WIB
'Asep' Akan Jadi Nama Depan Jokowi Konperensi Asep Asep (CNN Indonesia/Dhio Faiz)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mendapat gelar kehormatan berkat jasa kepemimpinannya, sudah jadi hal biasa bagi seorang presiden di Indonesia. Presiden ke-6 RI Soesilo Bambang Yudhoyono misalnya, mendapatkan sepuluh gelar kehormatan (honoris causa) sepanjang masa kepemimpinannya. Atau Sang Proklamator Ir. Soekarno yang mengoleksi 26 gelar kehormatan.

Gelar-gelar kehormatan tersebut disematkan untuk menghargai jasa mereka di bidang tertentu. Namun apa jadinya jika seorang presiden disematkan gelar kehormatan berupa nama depan?

Paguyuban Asep Dunia (PAD), perkumpulan pemilik nama Asep di seluruh dunia, berniat menyematkan nama ‘Asep’ kepada Presiden Jokowi. Penyematan nama Asep sebagai nama depan untuk Jokowi diberikan sebagai apresiasi kepada Jokowi selama menjabat menjadi Presiden Indonesia.


"Mungkin pak Jokowi kita kasih nama Asep di depannya. Jadi Asep Joko Widodo," kata Asep Kambali, Presiden PAD saat ditemui pada Konperensi Asep Asep (KAA) di Cikutra, Kota Bandung, beberapa waktu lalu. Usulan tersebut pun disambut gelak tawa dan tepuk tangan para peserta KAA.

Selain itu, dia menambahkan mulai tahun depan di KAA akan ada ajang pemberian penghargaan Asep Awards.

"Kami rencananya akan mengadakan Asep Awards tahun depan sebagai penghargaan untuk orang-orang yang memiliki kontribusi di masyarakat. Misalnya di bidang kebudayaan," tutur dia.

Usulan ini diakui Kambali masih dalam tahap perencanaan. Kambali juga tak mempermasalahkan jika Jokowi menolak pemberian gelar kehormatan ini. Seperti kita tahu, Jokowi pernah menolak gelar kehormatan dari Universitas Muhammadiyah Surakarta pada media 2013.

"Ya kalau beliau menolak, enggak apa-apa. Kita cari lagi orang lain yang mau," ucap Kambali.

Dia mengatakan ide ini timbul karena melihat antusias yang tinggi dari para pemilik nama Asep untuk membentuk sebuah paguyuban. Selain itu, ide ini juga sebagai bentuk pemberian manfaat dan penghargaan dari PAD kepada masyarakat.

Kambali juga mengakui ide menggelitiknya ini terinspirasi dari tingkah Walikota Bandung Ridwan Kamil di dunia maya. Saat Kambali melangsungkan resepsi pernikahan, ia berselfie dengan Kang Emil. Foto itu lalu diunggah Sang Walikota ke akun Instagram-nya.

"Selamat berbahagia kang Asep Kambali @asepkambali Ketua PPAD: Partai Persatuan Asep Dunia. Salam dari Asep Kamil," tulis Ridwan Kamil dalam unggahannya itu.

Rencananya ide menyematkan nama Asep sebagai nama depan Jokowi ini akan dilaksanakan pada KAA tahun depan.

Selain Asep Awards, KAA kedua tersebut juga akan diisi dengan pemecahan delapan rekor Muri, di antaranya konferensi terbesar dengan anggota bernama sama terbanyak, wisata sejarah dengan peserta  bernama sama terbanyak, serta lokakarya yang dihadiri peserta dengan nama sama terbanyak.
(les/les)