Tapi tidak demikian dengan jalur hiking Grüner See di Austria. Jika Anda terlena berlama-lama di sana, bisa jadi Anda harus menyelam untuk bisa pulang.
Kursi taman di Gruner See sebelum terendam (Flickr/Sommerhitz) |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat musim panas, seluruh fasilitas yang menghiasi taman luas nan hijau itu, seperti kursi taman, jembatan, serta ayunan, akan terendam air. Oleh karenanya, wajar jika saat musim panas, jalur hiking Grüner See berubah jadi lokasi diving.
Hal itu terjadi ketika kolam kecil di Grüner See, menampung lelehan es musim dingin dan air hujan dari sungai di sekitar pegunungan.
Dari taman nan hijau, Grüner See berubah jadi danau cantik berwarna biru.
Fasilitas taman Gruner See yang tenggelam saat musim panas (Flickr/Sommerhitz) |
Oleh karena itu, terdapat pepatah terkenal di Tragoess jika hendak ke Grüner See.
“Jangan sampai ketiduran di Grüner See jika tidak ingin terbangun dalam air.” (les)
Kursi taman di Gruner See sebelum terendam (Flickr/Sommerhitz)
Fasilitas taman Gruner See yang tenggelam saat musim panas (Flickr/Sommerhitz)