Menyusuri Jejak Hidup Frank Sinatra

Windratie, CNN Indonesia | Kamis, 10/12/2015 13:09 WIB
Menyusuri Jejak Hidup Frank Sinatra Frank Sinatra. (Hulton Archive/Getty Images)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sabtu ini, 12 Desember 2015, adalah perayaan kelahiran ke-100 tahun Frank Sinatra. Pelantun My Way ini masih menjadi salah satu karakter paling dikagumi di Hollywood.

Siapa saja yang pernah melihat lelaki berjuluk Ol' Blue Eyes ini,  akan sadar Sinatra adalah salah satu laki-laki paling stylish di layar perak Hollywood.

Sinatra memiliki caranya sendiri, dan Anda juga bisa melakukan seperti yang dilakukan Sinatra dengan menjejaki lokasi-lokasi bersejarah sosok legenda yang dikenal dengan trade mark topi fedora hitamnya itu.


Lahirnya seorang bintang

Lahir pada 1915 di Hoboken, New Jersey, di seberang sungai Hudson, Sinatra adalah subjek pameran terbaru di Hoboken Historical Museum yang akan digelar sampai 3 Juli 2016.

Dilaporkan oleh Independent, pameran ini menampilkan display dan artefak interaktif dari masa-masa berjayanya Sinatra di kota tersebut. Pengunjung akan menerima peta bertuliskan daftar tempat-tempat bersejarah Sinatra. Termasuk di antaranya adalah tempat kelahirannya di Monroe Street. Anda juga bisa merayakan pesta ulang tahun resmi Frank Sinatra di Hoboken yang diadakan 12 Desember ini.

Northern soul

Lagu My Kind of Town yang dinyanyikan Sinatra tentang kota Chicago bukan tanpa alasan. Kariernya Sinatra sebagai seorang penampil dimulai di Empire Room, di Palmer House, Hotel Hilton, Chicago.  Setelah mendaftar menginap di hotel, para penggemar Sinatra bisa mampir ke Pump Poom, tempat minum favorit Sinatra.

Keglamoran Hollywood

Hollywood mengubah Sinatra menjadi bintang dunia sejati. Di Hollywood, Sinatra berperan dalam sejumlah film klasik, di antaranya From Here to Eternity dan Ocean's 22, di sini pula dia merekam sebagian besar lagu-lagunya, di Studio A di Capitol Records. Tempat tersebut tidak dibuka untuk wisatawan, tapi wisatawan bisa mengagumi bangunan bersejarah tersebut dari luar.

Tempat bersejarah lain yang bisa dikunjungi adalah restoran favorit Sinatra di Los Angeles, La Dolce Vita di Beverly Hills, atau Dominick's di West Hollywood.

Palm Springs

Sinatra pindah ke gurun di Palm Springs usai mencetak jutaan dolar pertamanya. Dia membeli rumah di Twin Pines lengkap dengan grand piano. Anda bisa menyewa rumah dengan empat tempat tidur ini untuk liburan atau pesta jamuan makan malam dengan biaya sebesar US$ 2600 atau sekitar Rp 35,7 juta per malam. Anda bisa mengecek situs sinatrahouse.com.

Atau, Anda bisa pergi ke Riviera Palm Springs Hotel, di mana Sinatra biasa 'nongkrong' dengan kelompok band-nya Rat Pack.

Palm Springs Historical Society juga menawarkan tur bertajuk Frank Sinatra's Neigborhood: The Movie Colony selama dua jam setiap Jumat pagi. Setelah itu Anda bisa langsung menuju makan siang ke Melvyn's Restaurant. Di restoran ini, Sinatra dan istri keempatnya Barbara menyelenggarakan makan malam pre-wedding mereka.

New York, New York

Secara tidak resmi, Sinatra telah membuat lagu bertema New York lewat New York, New York. Di New York pula, dia tinggal di sebuah Penthouse di East 72nd Street di Upper East Side. Tempat nongkrong favoritnya adalah Pastry, restoran Italia di Manhattan. Tempat terakhir untuk mengakhiri hari Anda adalah di restoran PJ Clarke's di 3rd Avenue, di mana meja nomor 20 adalah tempat favorit Sinatra.


(win/win)