Lima Hal yang Perlu Diketahui Tentang Facial

Utami Widowati, CNN Indonesia | Selasa, 12/01/2016 15:42 WIB
Lima Hal yang Perlu Diketahui Tentang Facial Ilustrasi. (Thinkstock/Fly_dragonfly)
Jakarta, CNN Indonesia -- Facial sering kali disebut sebagai ritual meraih kecantikan yang sering disalahpahami. Ada orang yang menyebutnya sebagai sesuatu yang tidak penting dan tidak efektif.

Jarang pula ada orang yang meneganggap ritual ini sebagai bagian dari upaya perawatan kesehatan kulit. Belum lagi dianggap perawatan ini memakan biaya.

Lebih sering hanya para ahli kecantikanlah yang menganggap facial sebagai cara mendapatkan kulit wajah yang lebih bercahaya.


Untuk mendapatkan semua fakta tentang hal itu, Regina Berthelot, direktur di pusat kecantikan kulit Caudalie Peracis di Amerika Serikat, mengungkapkan beberapa hal penting tentang facial seperti dikutip Huffington Post.

1. Facial bukan cara instan untuk cantik.

Facial sebenarnya adalah penanganan yang sifatnya lebih mencegah masalah kulit dan bukan mengobati. Datang ke spa seperti juga datang ke dokter gigi.

“Saya selalu membuat analogi facial seperti kita pergi ke dokter gigi untuk mendapatkan gigi yang lebih bersih dan putih, karena tak cukup hanya membersihkan gigi dengan menggosok saja di rumah,” kata Berthelot.

Jadi seperti Anda datang ke dokter gigi untuk memeriksakan gigi dan membersihkan plak yang terbentuk, Anda harus mulai menandai penanggalan Anda dengan jadwal kapan harus ke ahli kulit dan kecantikan untuk membuat kulit tetap sehat dan bebas toksin.

Ada manfaat lain dari melakukan facial menurut Berthelot. “Semakin rutin Anda melakukan perawatan kecantikan, akan semakin baik perasaan Anda. Bukan rahasia lagi bahwa suasana hati sangat besar pengaruhnya terhadap rona wajah seseorang.”


2. Anda semestinya tidak menangani komedo sendiri

Blackhead, komedo atau pori-pori yang tertutup minyak dan kotoran semestinya tidak Anda angkat sendiri. Karena seperti penanganan kutikula di kuku Anda mesti berhati-hati melakukannya.

Menurut Berthelot, Anda mesti menggunakan teknik khusus untuk mengangkat blackhead. “Harus didorong dari bawah. Jika tidak dilakukan sebagaimana mestinya, hasilnya malah akan membuat kulit Anda mengalami iritasi.”

Berthelot juga menekankan pentingnya menemui ahli fasial untuk mencegah pertumbuhan blackhead lebih lanjut. Jika blackhead tidak sepenuhnya diangkat, kotoran yang tersisa akan menumpuk dan membuat pori-pori jadi semakin besar.

Berthelot menyebut cara mengekstraksi adalah paling penting dari semua proses facial, ini akan menjadi langkah pertama menuju pembersihan yang sempurna. Pengangkatan blackhead juga merupakan bagian yang harus dilakukan dengan cara yang paling hati-hati.

3. Facial adalah permainan pemikiran.
 
Ketika ditanya mengenai nilai lebih menggunakan tenaga profesional untuk melakukan facial, Berthelot menyebutkan bahwa semua itu sebenarnya hanyalah permainan pikiran dengan tujuan akhir keuntungan semata.

“Intinya adalah semakin baik pemijatannya, semakin baik sirkulasi darah di wajah dan semakin bercahaya wajah,” kata Berthelot. Pemijatan akan sangat efektif jika dilakukan oleh orang lain dibanding dilakukan diri sendiri.

“Saat orang lain yang melakukan pemijatan, otak Anda akan merasa dikejutkan dan Anda akan menikmati pengalaman itu lebih banyak lagi,” kata Berthelot. Beda ketika Anda melakukan pemijatan sendiri, otak Anda sebenarnya sudah tahu apa yang akan terjadi, maka faktor kejutan itu hilang.

4. Hasil yang baik akan didapat jika dilakukan sesuai jadwal

Seperti tubuh yang bisa dilatih dengan olahraga, demikian pula dengan kulit. Anda bisa melatih kelenturan kulit Anda.

Berthelot menyarankan dilakukan setiap empat minggu sekali. Cara ini bisa cukup ideal untuk  memperbaiki kondisi kulit Anda. “Jika Anda melakukan facial secara rutin, ini akan melatih kulit Anda. Sel kulit membutuhkan keteraturan, dan mereka akan memberikan respon yang baik untuk tindakan ini.”

Sebelum membuat jadwal facial yang gila-gilaan, Anda mesti mengetahui dulu jenis kulit Anda. Berthelot menyarankan untuk melakukannya setiap empat minggu sekali. Namun Anda bisa melakukannya kurang dari hitungan itu tergantung pada jenis kulit Anda.

“Seseorang dengan kulit berminyak bisa melakukannya setiap tiga pekan sekali, dan jika Anda punya kulit yang lebih kering lagi, Anda bisa melakukannya lima pekan sekali,” kata Berthelot.   

Jika Anda tak punya waktu untuk melakukan facial penuh, Berthelot menyarankan melakukannya sendiri di rumah. “Setelah Anda melakukan pengelupasan Anda bisa menguapi kulit wajah di shower atau menggunakan mangkuk air panas dan mengarahkan uapnya ke wajah.”

Cara ini akan membuka pori-pori sehingga bahan yang kemudian Anda oleskan ke wajah, akan lebih mudah terserap masuk.

5. Yang murah belum tentu tak bermanfaat.

Saat memilih ahli facial, sangat penting untuk mengikuti suara hati.

“Saat Anda telah memilih ahli facial yang tepat, Anda akan tahu. Anda seharusnya tidak merasa bahwa terapis facial Anda sedang memaksakan penggunaan produk. Kecuali sekadar memberikan rekomendasi untuk kepentingan Anda sendiri.”

Tanda penanganan kulit yang baik adalah hasil kulit yang baik juga. “Jika kulit Anda bereaksi dengan baik, maka perawatan facial yang diberikan artinya bagus juga,” kata Berthelot. Selain itu, dia menambahkan sebaiknya, konsumen berkonsultasi tentang langkah-langkah facial pada ahli kecantikan. 

"Anda punya segala hak untuk mengatahui apa yang akan dikerjakan pada wajah Anda dan hak untuk mengenal ahli kecantikan yang bekerja dengan wajah Anda.”

(utw)