Kini giliran merek busana Giorgio Armani yang 'membebaskan diri' dari penggunaan bulu binatang. Lini busana mewah ini mengumumkan bahwa sejak koleksi autumn/winter 2016 dan selanjutnya, label busananya sudah 100 persen bebas bulu binatang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya senang mengumumkan bahwa Armani Group sudah memiliki komitmen yang kuat untuk menghapuskan penggunaan bulu binatang dalam koleksinya," kata desainer Italia tersebut dalam pernyataannya.
"Kemajuan teknologi tahun ke tahunnya membuat kami untuk punya alternatif lain penggunaan bulu dibanding harus melakukan praktik kejam dan tak perlu kepada binatang. Perusahaan saya sekarang mengambil langkah besar ke depan yang mencerminkan perhatian kami untuk melindungi dan menyayangi lingkungan serta binatang."
Armani bukan label busana pertama yang yang berkomitmen untuk bebas bulu binatang dalam tiap koleksinya. Tahun lalu, Hugo Boss mengumumkan dedikasinya untuk memperlakukan binatang lebih baik. Hal ini berarti, Hugo Boss berkomitmen untuk menggunakan garmen bebas bulu binatang. Perusahaan tersebut juga mengungkapkan akan melarang penggunaan bulu binatang yang diambil paksa, bulu binatang yang masih hidup serta memilih supplier wol yang mengambil bahan baku wol dari binatang dengan cara yang lebih manusiawi.
(chs)