Aturan Menyimpan Makanan dan Minuman di Lemari Pendingin

Megiza, CNN Indonesia | Jumat, 01/04/2016 12:53 WIB
Aturan Menyimpan Makanan dan Minuman di Lemari Pendingin Ilustrasi. (Thinkstock/Choreograph)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bagi kaum wanita berbelanja untuk memenuhi kulkas atau lemari pendingin bagai jadwal pasti yang harus dilakukan setiap akhir bulan. Mulai dari daging dan sayuran segar, makanan beku, susu kemasan, bumbu masak, keju, sirup, hingga minuman beralkohol, menjadi produk-produk yang kerap dijejali di lemari pendingin.

Sayangnya, banyak yang tidak menyadari bahwa masing-masing produk makanan tak hanya memiliki masa kadaluarsa, tetapi juga batas waktu untuk tetap dapat dinikmati dalam kondisi segar. Sebut saja daging kemasan yang sudah dibuka pada pekan lalu dan tersimpan di kulkas hingga kini.

Daging tersebut sudah pasti tidak bisa terasa segar selamanya. Terlebih jika Anda tidak mengatur lemari pendingin sesuai dengan suhu yang direkomendasikan untuk menyimpan produk makanan atau minuman.


Pertama-tama, pastikan lemari pendingin diatur dalam suhu 4,4 derajat celcius, atau di bawahnya. Kedua, pastikan bahwa makanan yang disimpan mencantumkan tanggal kadaluarsa (expired) dan juga tanggal kapan sebaiknya makanan tersebut dikonsumsi (best before).

Selain itu, ketahui juga produk apa saja yang mempunyai masa waktu agar lebih enak atau nikmat saat dikonsumsi. Seperti yang dibuat oleh StillTasty, dilansir dari Independent, beberapa makanan dan minuman berikut memiliki aturan penyimpanan yang dikeluarkan oleh Departemen Pertanian, Badan Pengawas Obat dan Makanan serta Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat.

Alkohol:
Bir: Satu hari jika disimpan dalam kondisi ditutup rapat.
Sampanye: Tiga sampai lima hari. Jika lebih dari itu, rasa khas sampanye akan tidak terasa.
Red & White Wine: Tiga sampai lima hari. Keluarkan red wine dari lemari pendingin satu jam sebelum disajikan.

Bumbu:
Saus daging panggang: Empat bulan.
Bubur gurih: Satu minggu.
Saus tomat: Enam bulan
Sirup mapel: Tak terbatas
Mayonnaise: Dua sampai tiga bulan setelah tanggal penjualan.
Mustard: Satu tahun.

Dari Peternakan:
Keju Brie: Satu minggu.
Keju Cheddar: Lima hari.
Telur: Tiga sampai lima minggu.
Susu: Satu minggu setelah tanggal penjualan.
Keju Mozzarella: Dua minggu.
Keju Parmesan: Tiga bulan setelah tanggal penjualan.
Yoghurt: Tujuh sampai sepuluh hari setelah tanggal penjualan.

Buah dan Sayuran:
Apel: Tiga sampai empat minggu
Alpukat (yang sudah dipotong): Dua sampai tiga hari. Untuk menghindari warna daging buah menjadi cokelat, teteskan perasan jeruk lemon dan bungkus rapat-rapat dengan plastik ataupun kertas alumunium.
Blueberry: Satu sampai dua minggu.
Brokoli: Tiga sampai lima minggu.
Wortel: Dua sampai tiga minggu.
Seledri: Satu sampai dua minggu.
Anggur: Lima sampai tujuh hari. Sebaiknya anggur tidak dicuci jika Anda belum ingin memakannya.
Selada: Tiga sampai lima hari jika disimpan dengan sayuran yang lain.
Jus Jeruk: Tujuh sampai sepuluh hari.
Raspberry dan Strawberry: Dua sampai tiga hari.

Daging dan Unggas:
Daging babi asap: Satu minggu.
Sapi, domba, babi dan daging sapi muda: Tiga sampai lima hari.
Daging giling: Satu sampai dua hari.
Daging unggas: Tiga sampai empat hari untuk yang sudah dimasak, dan satu hingga dua hari untuk daging mentah.

Makanan Laut:
Salmon, udang dan tuna (termasuk Yellow Fin): Tiga sampai empat hari baik untuk yang sudah dimasak ataupun yang masih segar. Sedangkan satu hingga dua hari untuk daging yang mentah dan segar.


(meg/meg)