Aerobik Buat Pria Obesitas Bisa Tidur dengan Nyenyak

Christina Andhika Setyanti, CNN Indonesia | Senin, 11/04/2016 12:30 WIB
Aerobik Buat Pria Obesitas Bisa Tidur dengan Nyenyak obesitas (REUTERS/Toby Melville)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pria dengan kelebihan berat badan biasanya memiliki masalah sulit tidur. Serge Brand dari Center for Affective, Stress and Sleep Disorders at the Psychiatric Clinics of the University of Basel di Swiss mengungkapkan bahwa 40-80 persen pria obesitas mengalami insomnia.

Namun sebuah studi dari Finlandia membuktikan bahwa setelah mengikuti program aerobik selama enam bulan, pria yang lelebihan berat badan ini bisa tidur dengan mudah.

Mengutip Huffington Post, latihan aerobik secara teratur akan mengurangi nafsu makan, meningkatkan kinerja jantung, meningkatkan kepercayaan diri. Brand juga mengatakan bahwa olahraga ini juga akan meningkatkan kebutuhan tubuh untuk tidur, memulihkan dan memperbaiki jaringan tubuh misalnya otot, tendon, dan organ. Khususnya organ yang berhubungan dengan pernapasan dan aliran darah. Dia menambahkan, olahraga juga akan meningkatkan suasana hati.


Penelitian ini dilakukan terhadap 45 orang pria usia 30-65 tahun. Hampir semuanya mengalami kelebihan berat badan dan memiliki masalah susah tidur.

Setengah dari responden itu dipilih secara acak dan diminta untuk ikut latihan aerobik selama enam bulan. Mereka berolahraga dalam 1-5 sesi per minggu selama 30-60 menit bersama pelatih. Jumlah sesi dan intensitas latihannya tergantung pada tingkat kebugaran yang sudah diuji sebelumnya.

Sisanya, melakukan rutinitas mereka seperti biasa. Setelah enam bulan olahraga, kelompok yang berolahraga ternyata lebih mudah tidur dibanding yang tidak olahraga. Mereka juga dilaporkan lebih sedikit bangun tengah malam, punya tidur yang berkualitas, dan bangun dalam keadaan segar.

Ternyata, olahraga rutin disinyalir mampu meredam mental dan fisik hyperarousal yang menyebabkan insomnia. Hyperarousal ini menyebabkan jantung bedebar, pikiran kacau dan tak otak tak mampu beristirahat.

"Latihan aerobik seperti ini juga cocok untuk perempuan dan juga untuk mereka yang tidak kelebihan berat badan," kata Brand.

"Orang yang berolahraga secara teratur bisa meningkatkan kontrol diri dan disiplin diri. Pada akhirnya ini akan membuat gaya hidup sehat secara umum," kata Christopher E.Kline, peneliti di University of Pittsburgh Sleep and Chronobiology Center.

Brand menambahkan, olahraga yang paling dianjurkan adalah olahraga ketahanan. Misalnya jogging, berenang, dan menari selama minimal 30 menit selama 3-5 hari per minggu.

(chs/chs)