Kurang Tidur Bikin Pilek

Endro Priherdityo, CNN Indonesia | Rabu, 13/04/2016 03:17 WIB
Dalam sebuah penelitian disebutkan bahwa terlalu sedikit tidur dapat meningkatkan seseorang rentan terkena flu dan infeksi sejenis. Ilustrasi seseorang terkena pilek. (Thinkstock/Wavebreakmedia Ltd)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bila akhir-akhir ini Anda merasa pilek, mungkin ada baiknya mulai memperhatikan kualitas dan durasi tidur. Dalam sebuah penelitian disebutkan bahwa terlalu sedikit tidur dapat meningkatkan seseorang terkena flu dan infeksi sejenis.

Penelitian yang mensurvei 22 ribu orang Amerika antara 2005 hingga 2012. Responden yang terlibat ditanya mengenai kebiasaan tidur mereka, frekuensi terkena pilek, flu, pneumonia, atau gangguan pendengaran dalam beberapa bulan terakhir.

Hasil menunjukkan bahwa orang yang tidur kurang dari lima jam pada hari kerja memiliki peluang terkena pilek dan flu dalam sebulan terakhir sebesar 28 persen.


Selain pilek, orang jenis ini lebih mungkin terkena flu, pneumonia atau radang paru-paru, ataupun infeksi telinga sebesar 82 persen dibandingkan orang yang tidur tujuh hingga delapan jam.

Dalam penelitian ini juga terungkap bahwa orang yang sering mengaku punya masalah dengan tidur, lebih mungkin terkena pilek atau infeksi sejenis dalam sebulan terakhir.

Meski menemukan pengaruh kurangnya tidur dengan imunitas tubuh, penelitian ini tidak mengungkapkan dampak kesehatan dari orang yang memiliki jam tidur banyak, seperti sembilan jam atau lebih.

"Temuan ini menambah kajian ilmiah tentang tidur dan kaitannya dengan kesehatan fisik," kata peneliti dari University of California, seperti yang tertulis di jurnal JAMA Internal Medicine.

"Mungkin sudah saatnya pendugaan kualitas tidur menjadi cara lebih umum dalam pengecekan medis. Dengan kata lain tidur dapat berfungsi sebagai tanda penting lain bagi kesehatan," tulis peneliti.

Penelitian kali ini sejalan dengan studi sebelumnya meski dalam lingkup yang lebih kecil. Studi sebelumnya melibatkan 164 orang yang bersedia diberikan cairan mengandung rhinovirus yang menyebabkan flu.

Dari ujicoba tersebut didapatkan bahwa orang yang tidur kurang dari enam jam per malamnya punya peluang empat kali lebih mungkin terkena pilek, dibandingkan mereka yang tidur tujuh jam atau lebih.


(meg)