Empat Manfaat Psikologis Berolahraga

Agniya Khoiri, CNN Indonesia | Rabu, 01/06/2016 10:07 WIB
Hampir 80 persen orang dewasa tidak pernah berolahraga, karena alasan waktu dan energi. Padahal, berolahraga punya banyak manfaat. Berolahraga, seperti jogging di pagi hari atau jalan kaki, bisa membuat lebih bahagia. (morgueFile/fitwalk)
Jakarta, CNN Indonesia -- Banyak orang sudah mengetahui bahwa berolahraga memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan dan kebugaran tubuh. Hanya saja, masih ada sebagian yang tak juga melakukannya, alasannya karena tak sempat. Tak jarang juga ada yang beralasan karena sudah lelah dengan pekerjaan mereka sehari-sehari, sehingga memilih langsung istirahat ketimbang berolahraga.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) pun telah merekomendasikan bagi orang dewasa untuk memiliki waktu yang intens dalam berolahraga, setidaknya selama dua jam setengah setiap seminggu. Sayangnya, menurut CDC hampir 80 persen orang dewasa tidak memenuhi hal tersebut, karena alasan waktu dan energi untuk melakukannya butuh 'perjuangan'.

Padahal, dilansir dari Independent berolahraga teratur tak hanya memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh, tetapi juga untuk kesehatan jiwa. Berikut adalah beberapa manfaat psikologis dari berolahraga berdasarkan penelitian dari Association for Applied Sport Psychology (AASP).


1. Meningkatkan suasana hati

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa olahraga teratur dapat membuat suasana hati lebih baik. Studi lainnya mengatakan bahwa olahraga mengangkat beban atau berlari dapat membantu mengurangi kecemasan dan meningkatkan kesehatan mental.

Pada penelitian yang dilakukan kepada 8.000 penduduk Belanda dengan rentang usia 16-65 menemukan bahwa secara umum, orang-orang yang berolahraga secara teratur lebih puas dan bahagia dengan hidup mereka daripada mereka yang tidak.

American Psychological Association (APA) juga mengatakan bahwa berolahraga dapat membantu membuat Anda merasa lebih bahagia.

"Hubungan antara berolahraga dan suasana hati cukup kuat," ujar Michael Otto, selaku Profesor Psikologi Universitas Boston kepada APA. "Biasanya, lima menit setelah olahraga Anda akan mendapatkan efek penambah suasana hati," tambahnya.

2. Mengurangi Stres

Tak sedikit orang yang merasa stres setelah bekerja, memilih untuk menghindari berolahraga karena sudah merasa lelah. Padahal, berolahraga dapat mengurangi tingkat stres secara keseluruhan, serta meningkatkan kemampuan untuk mengatasi dan menangani situasi beban mental yang berat.

"Berolahraga mungkin dapat menjadi cara biologis untuk ketangguhan otak sehingga stres dapat berkurang," kata Otto.

3. Meningkatkan rasa percaya diri

Selain meningkatkan suasana hati, menurut sebuah lembaga penelitian, berolahraga teratur juga dapat mendukung citra tubuh yang sehat. Entah karena perubahan fisik tubuh ataupun rasa bangga menyelesaikan sejumlah set latihan, efek positif dari rutinitas ini dapat menimbulkan kepuasan, yang berimbas pada rasa percaya diri.

4. Tidur lebih nyenyak

Seperti yang telah diketahui, cukup tidur berarti lebih banyak energi sepanjang hari. Olahraga secara teratur ini diyakini membantu jadwal tidur yang teratur juga.

Sebuah studi pada orang-orang muda menemukan bahwa mereka yang berolahraga secara intens, mendapatkan kualitas tidur malam yang lebih baik ketimbang yang tidak. Selain itu, orang yang berolahraga secara giat juga cenderung akan tidur lebih cepat, dan risiko terbangun di tengah tidur akan berkurang, serta akan tidur lebih nyenyak. (les)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK