Menguak Makna di Balik Istilah 'Tidur Cantik'

Agniya Khoiri, CNN Indonesia | Selasa, 28/06/2016 20:53 WIB
Menguak Makna di Balik Istilah 'Tidur Cantik' Tidur cukup tidak hanya baik bagi kesehatan, tapi juga untuk kecantikan kulit. (Thinkstock/Choreograph)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tak sedikit wanita kerap menggunakan istilah 'tidur cantik' saat hendak pergi tidur. Bayangan setiap wanita, tidur cantik adalah tidur tenang tanpa 'mengigau' atau mendekur. Namun, tahukah Anda makna dibalik tidur cantik sesungguhnya?

Banyak penelitian menyebut bahwa waktu tidur yang ideal adalah tujuh hingga delapan jam. Menurut You Beauty, beberapa penelitian juga menyebut bahwa porsi tidur yang cukup berkontribusi signifikan pada kesehatan, dan bahkan bisa memperpanjang usia.

Selain itu, WebMD menunjukkan tidur kurang dari enam jam per malam dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke, merusak kinerja kognitif dan mempengaruhi kemampuan otak berkonsentrasi untuk jangka waktu yang lama.


Sementara, mengacu pada istilah 'tidur cantik' sendiri, cukup tidur juga bermanfaat bagi kesehatan dan kecantikan kulit. Pakar tidur, Rebecca Robbins sepakat tidur yang cukup akan membuat kulit kencang dan awet muda. Pasalnya, saat tidur, kulit melakukan regenerasi.

Jika waktu tidur terpangkas, porsi regenerasi kulit pun ikut terpotong. Akibatnya, kulit terlihat kuyu dan kusam. Tidak hanya itu, pembuluh darah di bagian bawah mata pun akan melebar, yang dikenal sebagai lingkaran hitam atau mata panda.

"Ketika ini terjadi, lingkaran hitam terbentuk," kata Dr Robbins dilansir dari Bustle.

Di sisi lain, saat waktu tidur malam tercukupi, bukan hanya kulit yang sehat, tapi juga bisa mengurangi tanda-tanda penuaan, membantu produksi kolagen, dan meningkatkan pertumbuhan rambut yang sehat.

Jika waktu tidur malam terpaksa dipangkas karena urusan pekerjaan, Dr Robins menganjurkan menggantinya dengan tidur siang selama 20 menit.

“Meski demikian, harus diingat tidur siang bukanlah pengganti untuk tidur malam,” tuturnya. (les)