Mungkin Anda berpikir kalau hal tersebut hanya sekadar ungkapan penghibur. Hanya saja, kini para ilmuwan mengakui hal ini sebagai sesuatu yang benar. Sebuah studi menemukan bahwa terjebak dalam hubungan yang tidak bahagia dapat merusak kesehatan seseorang, mereka akan lebih baik jika sendiri. Tak hanya itu, para peneliti menyimpulkan bahwa hal itu akan semakin
Tapi jangan dulu takut untuk membina sebuah hubungan. Menurut para ilmuwan kualitas hubungan yang baik, akan bermanfaat baik pula untuk kesehatan fisik dan mental.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir dari Daily Mail, para ilmuwan tersebut menanyakan peserta perihal kualitas hubungan mereka, seberapa besar komitmen mereka, bagaimana saat menghadapi kritik, dukungan, serta kasih sayang yang mereka beri dan terima. Tim peneliti juga menanyakan bagaimana pasangan berperilaku di luar hubungan, termasuk apakah mereka terlibat dalam perilaku berisiko.
Asisten Profesor di departemen sosiologi, Ashley Barr mengungkapkan, orang-orang yang tak lagi berada dalam hubungan berkualitas tinggi, semakin cepat mereka keluar dari hubungan berkualitas rendah, akan lebih baik untuk kesehatannya.
"Manfaat kesehatan relatif mulai bertambah cepat dengan hubungan berkualitas tinggi dan konteks yang mendukung, dan kemudian kami melihat efek merugikan dari hubungan berkualitas rendah, khususnya pada hubungan yang sudah bertahan lama," kata Barr.
Profesor Barr pun turut menambahkan temuan ini menunjukkan bahwa lebih baik menjadi 'single' dan sehat daripada tetap berada dalam hubungan berkualitas rendah.
"Saat ini sangat jarang orang muda memasuki hubungan romantis dan tinggal dalam hubungan tanpa pasangan yang terus berubah atau karakter hubungannya," kata Barr mengenai penelitian yang telah dipublikasikan di jurnal Family Psychology.
"Kami sekarang memiliki dua studi yang menemukan pola yang sama dan berimplikasi sama pada perubahan tersebut," tambahnya. (chs)