Tentara Korea Selatan Pilih Balet Jadi Obat Stres

Agniya Khoiri, CNN Indonesia | Jumat, 22/07/2016 15:08 WIB
Tentara Korea Selatan Pilih Balet Jadi Obat Stres Tentara Korea Selatan memilih balet untuk mengatasi stres dan tekanan menjaga daerah perbatasan. (MichelleHaswell/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ada banyak cara yang dilakukan orang guna mengatasi stres, seperti berlibur, makan, menyendiri, berolahraga, hingga sekadar berkeliling pusat perbelanjaan.

Tapi, di Korea Selatan, tentara punya cara yang terbilang unik dalam mengatasi beban pekerjaan. Melansir laman Oddity Central, saat stres, mereka memilih untuk mengambil kursus balet. Sekali dalam seminggu, para prajurit muda dari Divisi 25 mengganti sepatu bot berat khas tentara dengan sepatu balet.

Pemilihan kelas balet tersebut dimaksudkan untuk meringankan stres dari tugas menjaga perbatasan yang dijaga paling ketat di dunia. Di bawah bimbingan balerina dari Korean National Ballet, Lee Hyang-jo mulai mengajarkan dasar-dasar balet sejak setahun lalu. Para prajurit pun mulai berlatih untuk dapat melakukan split pirouettes dan gerakan balet lainnya, sebagai cara untuk lebih santai.


"Berada dalam pasukan tentara itu sendiri bisa sulit, jadi saya tidak yakin bantuan apa yang dapat saya berikan di sini," kata Lee Hyang-jo kepada Reuters.

"Tapi sebagai prajurit, belajar balet sedikit demi sedikit dapat membuat mereka tertawa lebih banyak dan memiliki waktu yang menyenangkan. Melihat itu membuat saya berpikir bahwa datang ke sini adalah sesuatu yang berharga," tambahnya.

Secara teknis, Korea Selatan masih dalam keadaan perang dengan Korea Utara, kondisi ini yang menyebabkan stres begitu besar bagi tentara penjaga di perbatasan tersebut.

"Ada banyak ketegangan di sini, karena kami hidup di unit garis depan, dan yang membuat saya merasa tidak aman beberap waktu," kata Kim Joo-hyeok, sersan 23 tahun yang melakukan wajib militernya selama dua tahun.

Tetapi, menurut Joo-hyeok lewat balet tersebut, hidupnya dapat tetap tenang dan menemukan keseimbangan. Tak hanya itu, ia pun dapat membangun persahabatan dengan sesama tentara.

Letnan Kolonel Heo Tae-sun pun menambahkan, meski balet tampak menjadi hal yang aneh untuk para tentara, tapi nyatanya cara ini dapat membuat mereka lebih tegar.

"Balet memerlukan sejumlah besar kekuatan fisik dan sangat baik untuk memperkuat otot, meningkatkan fleksibilitas, dan memperbaiki postur," katanya.

Tahun lalu, para tentara telah mementaskan tarian yang mengesankan dari Tchaikovsky Swan Lake. Rencananya tahun ini mereka akan menampilkan pertunjukkan yang lebih rumit dan megah.

[Gambas:Youtube] (les)