Melansir Independent, tak hanya ditemukan dalam scrub wajah, bulir kecil tersebut pun kerap ditemukan dalam pasta gigi. Bentuknya yang sangat kecil, menjadikan hal itu sulit disaring oleh sistem pembuangan limbah sebelum mereka mencapai sungai atau laut. Yang berbahaya, bulir tersebut bisa dimakan oleh makhluk laut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Microbeads adalah salah satu bentuk yang paling cepat berkembang terhadap pencemaran laut. Setelah dimakan oleh satu binatang, butiran kecil ini dapat menyusup ke rantai makanan.
Melalui sebuah petisi yang telah ditandatangani lebih dari 300 ribu orang, para aktivitis Greenpeace menentang penggunaan microbeads dalam produk-produk tersebut.
“Bulir ini langsung turun ke saluran air dan laut. Di sana mereka dapat menyebabkan kerusakan serius pada kehidupan laut karena termakan atau karena meracuni," kata Louise Edge, aktivis Greenpeace.
“Hewan laut dengan microbeads ini dapat berakhir dalam piring hidangan kita dan termakan. Padahal ada konsekuensi kesehatan yang belum diketahui," tambahnya.
Berkat petisi ini, penggunaan microbeads dilarang di Amerika Serikat dan Kanada. Kini para aktivis telah bergerak mendorong pemerintah Inggris untuk ikut mengambil sikap.
"Melarang microbeads akan menjadi cara yang sederhana dan efektif untuk keberlangsungan yang lebih baik," kata Edge.
(chs)