Menurut penelitian di Harvard Healthbeat journal, perilaku double dipping ini akan menyebabkan lonjakan bakteri yang tinggi dalam mangkuk. "Ini seperti meletakkan seluruh mulut Anda ke dalam mangkuk celupan," kata Dr Robert Shmerling, editor Healthbeat, dikutip dari Independent.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mengungkapkan, beberapa penyakit berbahaya memang bisa menular melalui air liur seseorang. Wabah pneumonia, penyakit TB dan Legionnaires (penyakit lanjutan dan lebih parah dari pneumonia).
Penelitian menyebutkan bahwa ada banyak kuman berbeda yang ada di dalam mangkuk celup. Selain jumlah orang yang melakukan double dip dan penyakit yang dimilikinya, jumlah kuman ini juga dipengaruhi oleh tekstur dari celupan tersebut.
Pada mangkuk salsa misalnya, mangkuk tersebut memiliki lebih banyak kuman daripada celupan cokelat dan keju. Hal ini disebabkan akrena tekstur saus salsa yang tak sekental dan 'sekokoh' cokelat atau keju. Ketika biskuit atau roti kering dicelupkan ke dalam salsa, ada banyak kemungkinan saus salsa yang sedikit encer ini akan kembali menetes ke dalam mangkuk setelah menyentuh mulut Anda. Bayangkan berapa banyak bakteri dan kuman lain yang ada di dalamnya.
(chs)