Sigale-gale, Boneka Mistis dari Samosir

Lesthia Kertopati, CNN Indonesia | Selasa, 23/08/2016 16:52 WIB
Sigale-gale, Boneka Mistis dari Samosir Tari Sigale-gale Pulau Samosir yang punya sejarah ratusan tahun. (Dan Lundberg via Wikimedia Commons (CC-BY-SA-2.0))
Jakarta, CNN Indonesia -- Ada banyak alasan mengunjungi sebuah destinasi wisata, selain keindahan alam, budaya juga menjadi daya tarik daerah tertentu. Salah satu daya tarik budaya yang bisa disaksikan di Tanah Batak adalah Sigale-gale.

Sigale-gale merupakan pertunjukkan dari Pulau Samosir, Danau Toba, yang melibatkan boneka mistis. Kisahnya diambil dari cerita turun-temurun dan dipercaya oleh masyarakat.

Sigale-gale adalah boneka kayu yang dibuat untuk membahagiakan Raja Rahat, raja dari salah satu kerajaan di Pulau Samosir.


Alkisah, Raja Rahat memiliki putra tunggal bernama Raja Manggale. Sayangnya, sang putra kesayangan gugur di medan perang dan jasadnya tidak ditemukan.

Kesedihan karena kehilangan sang putra membuat Raja Rahat sakit. Guna membahagiakan kembali rajanya, para tetua di kerajaan tersebut membuat sebuah patung yang mirip dengan Manggale. Agar patung tersebut ‘hidup’, para tetua itu memanggil roh Manggale yang membuat patung bisa bergerak.

Berkat patung tersebut, Raja Rahat pulih dari sakitnya. Sejak saat itu, masyarakat Batak menyebut patung tersebut sebagai Sigale-gale, yang diambil dari nama Manggale.

Pertunjukkan Sigale-gale tentu tidak menggunakan roh seperti dimasa lalu. Boneka yang digunakan dalam pertunjukkan, digerakkan menggunakan sistem penggerak mekanis, sehingga boneka bisa menari lincah.

Tarian ini umumnya diiringi musik Sordam dan Gondang Sabangunan. Boneka Sigale-gale pun akan ‘ditemani’ 8-10 orang penari yang akan menari Tor-Tor.

Pertunjukkan Sigale-gale bisa disaksikan di Desa Tomok, Samosir, yang hanya berjarak sekitar satu jam menumpang kapal feri dari Parapat.

“Pertunjukkan ini masih terus dimainkan dari dulu hingga sekarang, tidak tergerus zaman,” kata Bupati Samosir, Rapidin Simbolon, dalam rilis yang diterima CNNIndonesia.com, Selasa (23/8).

Bahkan, sampai saat ini, di Samosir, masih bisa dijumpai sejumlah patung yang dipahat puluhan tahun silam.

Guna lebih memperkenalkan Sigale-gale di mata wisatawan lokal dan mancanegara, Rapidin pun berencana membuat boneka raksasa.

"Kita akan bangun patung Sigale-gale setinggi 100 meter beserta cable car, untuk lebih banyak menarik wisatawan ke Samosir,” terang Rapidin.

Untuk itu, Kabupaten Samosir sudah menyiapkan anggaran yang cukup besar, yakni senilai Rp80 miliar untuk patung Sigale-gale raksasa dan Rp120 miliar untuk kereta gantung atau cable car. (les)