Paris Berencana Buka Taman Khusus Nudis

Megiza, CNN Indonesia | Kamis, 29/09/2016 17:22 WIB
Setelah membuka kolam renang khusus nudis, Paris berencana mempunyai area terbuka sebagai tempat bersantai tanpa busana. Setelah membuka kolam renang khusus mereka yang ingin berenang tanpa busana, Paris berencana mempunyai area terbuka yang dapat menjadi tempat nudis bersantai. (AFP PHOTO / FRANCOIS GUILLOT)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sebagai kota wisata, Paris memang kaya pesona. Makanya menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan dari seluruh dunia. Terlebih lagi, atmosfer ibu kota Prancis ini memang romantis.

Daya tarik Paris bukan hanya menara Eiffel, Museum Louvre atau pelengkung Arc de Triomphe. Kapel atau monumen bangunan dengan kisah sejarah Revolusi Prancis di baliknya seperti Place de la Concorde atau Sainte-Chapelle juga menjadi daya tariknya.

Meski sudah memiliki banyak objek wisata yang mendapat perhatian turis dunia, Paris ternyata mempunyai misi ingin terus menaikkan jumlah wisatawan. Uniknya, hal itu ingin direalisasikan dengan cara membuka taman tempat berkumpulnya para nudis.


Sebuah proposal yang diajukan oleh kelompok bernama Green Party of Paris telah dikirimkan ke Dewan Kota Paris. Mereka meminta pemerintah kota Paris menyediakan tempat sebagai area wisata kaum nudis.

Perdebatan pun sedang berlangsung sejak awal pekan ini. Dikabarkan, Wali Kota Paris Anne Hidalgo telah memberikan lampu hijau untuk rencana ini. Dia bahkan menyebut proposal ini sebagai rencana yang menyenangkan.

Wakil Wali Kota Paris Bruno Juliard mengatakan, bahwa gerakan kaum nudis kian populer dan berkembang saat ini.

"Beberapa kota besar di negara-negara Eropa telah memberi izin, seperti yang baru-baru ini dilakukan oleh Berlin. Pertama kami perlu menemukan tempat yang tepat dan kami tak ingin mengecewakan atau membingungkan siapa pun," kata Juliard dalam wawancaranya dengan RMC Radio, dikutip France24.

Dia juga menambahkan, Prancis telah menjadi destinasi utama untuk kaum naturis. Dan setiap tahunnya ada dua juta warga Jerman, Belanda, Inggris dan Belgia berkunjung ke pantai nudis.

"Bukan hal yang tak mungkin untuk mengakomodasi kaum nudis dengan tempat-tempat khusus di Paris," Juliard menambahkan.

Di kota ini pun sudah ada satu kolam renang yang dibuka untuk memungkinkan pengunjungnya berenang tanpa busana. Roger Le Gall, kolam renang tersebut, dibuka tiga kali seminggu setelah pukul 21.00.

"Kami harus mendapatkan ruang terbuka yang mengizinkan kaum nudis, apakah itu di taman kota, hutan kota ataupun di tepi Sungai Seine," ujar Juliard.

(meg/vga)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK