Setelah Manado, Giliran Kepri Bakal Diserbu Wisman China

Endro Priherdityo, CNN Indonesia | Rabu, 05/10/2016 20:11 WIB
Selain dari Manado, saat ini wisman China bisa mengunjungi Kepulauan Riau melalui penerbangan yang mendarat di Batam atau Tanjung Pinang. Bandara Raja Haji Fisabilillahdi Tanjung Pinang, Kepulauan Riau. (CNN Indonesia/Gentur Putro Jati)
Jakarta, CNN Indonesia -- Beberapa waktu yang lalu, perusahaan penerbangan Citilink bersama perusahaan properti dan wisata asal China, Wanda Group, melakukan penandatanganan kontrak kerjasama yang disaksikan oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Saat ini, tindak lanjut kerjasama tersebut mulai dilaksanakan di Kepulauan Riau (Kepri).

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kepri memantapkan kerjasama itu dengan membuka akses penerbangan, dari China ke Bandara Hang Nadim, Batam dan Bandara Internasional Raja Haji Fisabilillah (RHF), Tanjung Pinang, mulai Desember 2016.


"Terbukanya akses internasional ini nanti akan memberikan kemudahan masuknya wisatawan mancanegara (wisman), terutama dari China, ke Kepri," ujar Ketua Apindo Cahaya, usai bertemu dengan Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, di Gedung Daerah, Tanjung Pinang, pada Senin (3/10).

"Masuknya wisman China melalui Batam dan Tanjungpinang diharapkan memicu pertumbuhan wisata di Kepri. Sebelumnya, wisman China banyak datang dari Manado," lanjutnya.

Kadispar Kepri Batam Guntur Sakti, mengatakan kalau saat ini pihaknya sedang menyusun berbagai persiapan untuk menghadapi kedatangan wisman China.

Salah satu persiapannya, dikatakan Guntur, ialah menggunakan rumus dari Menpar Arief, yaitu atraksi, akses dan amenitas.

Untuk atraksi, wisman China akan digaet dengan program wisata belanja dan wisata kuliner.

"Dengan kekayaan hasil laut dan olahan ala oriental, wisman China akan sangat menikmati wisata kuliner di Kepri," kata Gentur.

Soal akses, kata Gentur, Citilink dan Wanda Group akan saling bahu membahu melayani sekitar 500 wisman yang diperkirakan datang setiap harinya.

"Mereka sudah komitmen untuk mendatangkan 500 wisman setiap harinya," jelas Cahaya.

General Manager Wanda Group Xie Hong mengatakan, selain dengan Apindo Kepri, kerjasama serupa juga akan diwujudkan di kota-kota lain Indonesia.

"Kami sudah berkomitmen untuk bekerjasama lebih lanjut dengan Apindo, Citilink dan juga Kemenpar," kata Xie Hong.

Daerah-daerah yang menjadi destinasi andalan di Kepri antara lain Batam, Bintan, dan Karimun, karena dinilai berdekatan dengan Singapura.

"Penerbangan umum dari China akan mendarat langsung di Bandara Hang Nadim. Sedangkan penerbangan pribadi, akan mendarat di Bandara Internasional RHF," ujar Cahaya.

Gubernur Kepri, Nurdin Basirun menyambut baik kerjasama yang dapat menggerakan roda ekonomi daerahnya.

"Banyak potensi wisata di Kepri yang belum diketahui secara luas. Tentu ini menjadi kesempatan baik bagi kita untuk membangkitkan pariwisata Kepri," ujar Nurdin.

(ard/ard)