Tiga Cara Sederhana Hindari Penyakit Jantung

Munaya Nasiri, CNN Indonesia | Rabu, 26/10/2016 14:58 WIB
Seorang ahli jantung menyebut, salah satu cara adalah berhubungan seks dengan seseorang yang Anda cintai. Hal itu dapat melindungi sistem kardiovaskular. Ilustrasi (Thinkstock/Ondine32)
Jakarta, CNN Indonesia -- Penyakit jantung adalah salah satu pembunuh terbesar di Inggris. Tapi sakit jantung tentu bisa dicegah. Salah satunya adalah dengan berhenti merokok. Sebanyak 40 persen serangan jantung menurun setelah kampanye larangan merokok pada 2007 digalakkan.

Tidak merokok hanyalah satu dari sekian banyak cara yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit jantung. Namun, seorang ahli jantung, Johannes Hinrich von Borstel, mengatakan bahwa setiap orang berpotensi mengalami Aterosklerosis, yaitu penimbunan lemak dalam arteri sehingga menyebabkan penyakit jantung dan stroke, bahkan sejak usia 25 tahun.

"Aterosklerosis adalah satu-satunya penyakit yang pasti dimiliki setiap orang di usia 50 tahun," ungkap von Borstel, sebagaimana dikutip dari laman Telegraph.


"100 persen orang memilikinya. Itu adalah hal yang tidak bisa Anda hentikan. Tapi Anda bisa mencegahnya untuk terus berkembang."

Untuk itu, berdasarkan penelitian terbaru yang dilakukan oleh von Borstel, terdapat sejumlah cara lain yang bisa Anda lakukan agar jantung Anda berdetak dengan sehat.

1. Berhubungan seks dengan orang yang Anda cintai

"Seperti halnya latihan jantung, sebelum dan selama hubungan seks, terdapat hormon besar yang memberikan perlindungan pada sistem kardiovaskular," kata von Borstel.

Ia menjelaskan bahwa orgasme bisa melepaskan 50 reaksi kimia yang berbeda, salah satunya oxytocin, hormon yang keluar setelah melakukan kontak fisik dengan orang tersayang.

Cara ini telah dibuktikan dalam sebuah studi terbaru oleh Michigan State University kepada 2.200 orang. Mereka menemukan bahwa wanita yang berusia di atas 50 tahun dan melakukan hubungan seks secara teratur memiliki tekanan darah rendah, sehingga meminimalisir penyakit jantung.

Selain itu, ada pula hormon endorphin, yang berguna untuk menurunkan denyut jantung dan tekanan darah ke otot jantung, hormon estrogen yang merupakan anti inflamasi, dan hormon testosteron yang dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

2. Makan bawang putih mentah setiap hari

Von Borstel mengatakan bahwa jahe, bawang bombay, dan bawang putih bisa mengencerkan darah. Hal itu dapat meningkatkan aliran darah melalui pembuluh dan darah, serta meningkatkan suplai darah ke organ dan jaringan lain.

Ia merekomendasikan agar setiap harinya mengonsumsi satu saendok teh jahe parut, atau dua atau tiga sendok teh bawang putih parut. Bahan tersebut kemudian dicampur ke dalam segelas air, dan diminum.

3. Tidur cukup, tidak kurang dan tidak lebih

Kurang tidur dapat membuat darah tinggi dan meningkatnya risiko penyakit jantung. Peneliti dari University of Warwick melaporkan bahwa orang yang tidur kurang dari enam jam dan tidurnya terganggu memiliki risiko terkena penyakit jantung sebanyak 48 persen dan terkena stroke sebanyak 15 persen.

Tapi tidur terlalu banyak pun juga membahayakan. Peneliti dari University of West Virginia tahun 2010 mengungkapkan bahwa tidur lebih dari sembilan jam bisa meningkatkan risiko serangan jantung sebanyak 50 persen.

Tak hanya itu, pola tidur yang tidak teratur juga bisa mengubah proses kerja di dalam tubuh, seperti metabolisme gula yang mengakibatkan risiko terkena diabetes tipe -2.

(meg)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK