Studi: Keypad ATM 'Transfer' Mikroba ke Manusia

Megiza, CNN Indonesia | Senin, 21/11/2016 10:15 WIB
Studi: Keypad ATM 'Transfer' Mikroba ke Manusia Peneliti menemukan, sebelum mengeluarkan uang yang Anda butuhkan, ternyata mesin ATM telah memberikan sesuatu yang tidak Anda inginkan.(Thinkstock/Payphoto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jika sebuah penelitian di Inggris pada tahun lalu menyatakan gagang pintu ruang dokter di rumah sakit merupakan tempat bersarangnya kuman dan virus, maka baru-baru ini sebuah penelitian di New York, Amerika Serikat, mendapati mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) sebagai 'rumah' bakteri.

Dalam penelitian yang dilakukan di 66 ATM di bank dan beberapa tempat di kawasan Manhattan, Brooklyn dan Queens, ditemukan bahwa sebelum mesin ATM mengeluarkan uang yang Anda butuhkan, mereka ternyata memberikan bakteri yang tidak Anda inginkan.

Memang, sudah tak mengejutkan lagi jika Anda mendengar bahwa bakteri ada di mana-mana. Mulai dari gagang pintu, kursi di stasiun, tangga, hewan peliharaan hingga bahkan di wajah Anda sendiri tentu ada bakteri yang berdiam di sana.


Namun dalam penelitian kali ini, ATM ternyata banyak menyimpan mikroba yang berasal dari kulit manusia, yang serupa dengan mikroba yang berada di kamar mandi, sarung bantal, juga televisi Anda.

Bakteri tersebut akan bertukar ke tangan saat Anda memencet nomor PIN. Dilansir dari New York Times, keypad mesin ATM juga menyimpan sampah seperti mikroba yang berasal dari ayam, ikan dan makanan laut lainnya.

Peneliti Ekologi Mikrobiologi Perkotaan dari New York University, Jane Carlton mengatakan, mikroba-mikroba yang ditemukan itu sebagian besar memang tidak berbahaya, namun terbilang menggelikan.

"Warga New York memang gemar makan, karenanya mikroba yang ditemukan pun cukup konsisten berasal dari makanan," katanya.

Bagi seperti Carlton, ATM seperti laboratorium mini yang dapat digunakan sebagai tempat mempelajari DNA dari warga New York. Mesin ini dianggap seperti rumah bagi mikrokosmos unik.

Studi ini merupakan bagian dari proyek penelitian yang lebih besar untuk menyelidiki mikrobiome warga New York. Mereka telah meneliti mikroba yang berada di sistem kereta bawah tanah.

"Artinya, penelitian di ATM ini merupakan sepotong teka-teki tentang mikroba di New York yang sedang kami pecahkan," ujar Carlton.

(meg/meg)