Arena Ice Skating 'Ikan Mati' Dikecam Publik

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Selasa, 29/11/2016 18:47 WIB
Arena Ice Skating 'Ikan Mati' Dikecam Publik Ilustrasi. (Wikipedia)
Jakarta, CNN Indonesia -- Hanya dalam waktu dua minggu setelah dibuka pada awal November kemarin, sebuah arena seluncur es (ice skating) di Jepang resmi ditutup, setelah menuai banyak kecaman dari publik karena memajang jasad ikan dan makhluk laut lainnya sebagai hiasan di arena.

Taman hiburan bernama Space World di Fukuoka, Jepang, membuka arena tersebut pada awal November ini, seperti yang dikutip dari Travel and Leisure pada Selasa (29/11).

Dengan konsep akuarium di atas es, arena ice skating ini dihiasi sekitar 5.000 ekor ikan dan makhluk laut yang sudah mati dan dibekukan di bawah permukaan seluncurannya.


Jasad ikan dan makhluk laut itu disusun membentuk kata 'Hello' untuk menyambut para pengunjung.

Pihak pengelola berharap, pengunjung dapat asyik meluncur sambil menambah wawasan mengenai kehidupan bawah laut.

Namun, tidak lama setelah pembukaan, berbagai kecamana mulai bermunculan, terutama di media sosial.

“Bermain ice skating sambil memandangi ikan mati adalah hal yang gila,” tulis salah satu netizen di Facebook Space World.

"Bukankah ini bentuk penyiksaan?" tulis netizen lainnya.

Menanggapi kecaman tersebut, Space World pada Minggu (27/11) akhirnya memutuskan untuk menutup arena ice skating sampai waktu yang tak ditentukan.

“Kami secara serius menanggapi opini publik yang berkembang belakangan ini,” tulis Space World melalui keterangan di situs resminya.

“Kami meminta maaf kepada seluruh pihak yang merasa kecewa dengan pembukaan arena ice skating ini,” lanjut pernyataan tersebut.

Sang manajer, Toshimi Takeda, mengaku terkejut dengan kecaman yang diterima pihaknya, padahal saat dibuka banyak pengunjung yang berdatangan.

“Kami membeli ikan yang sudah mati. Sedangkan makhluk laut yang dilindungi, seperti paus dan hiu, digambarkan dalam bentuk foto,” kata sang manajer, Toshimi, seperti yang dikutip dari CNN.

Selama masa penutupan, Space World mengatakan akan melelehkan es untuk mengambil kembali jasad ikan dan makhluk laut yang akan dikuburkan lebih layak. Beberapa jasad juga akan diolah kembali menjadi pupuk tanaman.

(Awita Ekasari Larasati/ard)