REKOMENDASI KULINER

Menikmati Masakan 'Mama' dari Putian China

Endro Priherdityo, CNN Indonesia | Jumat, 09/12/2016 17:32 WIB
Restoran Putien di Jakarta Utara menyuguhkan masakan khas Putian, China, selezat buatan ibu dalam suasana kekeluargaan yang hangat. Bila Anda tergolong penikmat makanan rumahan ala China, maka Putien bisa menjadi pilihan yang cukup tepat. (CNN Indonesia/Endro Priherdityo)
Jakarta, CNN Indonesia -- Saat diajukan pertanyaan soal mana makanan yang paling lezat, seabrek jawaban pun terlontar. Ada yang menyebut makanan dari Barat, Asia, dan bahkan Indonesia. Namun tidak sedikit juga yang menjawab: masakan buatan ibu.

Ini lah yang menjadi andalan Putien, restoran asal Singapura yang didirikan oleh Fong Chi Chung, pada 2000. Namanya dijumput dari Putian, kawasan pesisir di tenggara China. Pada 2014, Putien dianugerahi satu bintang Michelin.

Dari China, Fong mengadu nasib ke Singapura. Saat menjejakkan kakinya di Negeri Singa, sekitar 16 tahun lalu, Fong sempat terheran-heran lantaran setiap hari melihat sajian makanan yang itu-itu saja: mi dan nasi kari. 


"Saya pikir, ada baiknya membawa makanan dari rumah saya di Putian ke Singapura," kata Fong saat ditemui di Jakarta, baru-baru ini. Lalu, bersama sang istri, ia membuka sebuah restoran kecil dan sederhana di sudut Singapura.

Dekorasi Putien sangat rumahan dengan dominasi mebel kayu, dari kursi, meja makan bundar, sampai jalusi jendela.Dekorasi Putien sangat rumahan dengan dominasi mebel kayu, dari kursi, meja makan bundar, sampai jalusi jendela. (CNN Indonesia/Endro Priherdityo)

Bukan tanpa alasan Fong memilih makanan asal daerahnya sendiri. Ia, seperti kebanyakan orang rantau lain, selalu beranggapan makanan keluarga yang dimasak oleh mama atau bunda atau bahkan nenek adalah yang terenak.

Bahkan, menurut Fong, budaya Putian yang mendahulukan tamu atas diri sendiri juga terbawa saat ia mendirikan Putien. Tak jarang, telur satu-satunya di rumah pun rela diberikan kepada tamu ketimbang anggota keluarga sendiri.

Padahal bagi keluarganya, telur tergolong mewah, setara daging. Namun prinsip "memuliakan tamu sebagai bagian keluarga" harus dipegang teguh. Fong pun mengadopsi prinsip pelayanan ini untuk membesarkan 'anak'-nya, Putien.

"Karena saya tidak punya latar apa pun di bidang restoran, maka saya dan istri memutuskan memasak untuk diri sendiri dan keluarga. Kami menerapkan itu juga untuk tamu. Jadi setiap tamu yang datang, kami anggap keluarga sendiri."

Layaknya kebanyakan ibu yang melakukan segenap tugasnya sepenuh hati, begitu pula Fong dan istri. Ia mengikuti jejak sang ibu: memilih sayuran, daging, dan bahan masakan terbaik serta memasak sepenuh hati untuk anak-anaknya.

"Kami pun memperlakukan tamu seperti keluarga sendiri dan membuat mereka merasa seperti di rumah sendiri," kata Fong.

Prinsip itu yang tetap dipertahankan Fong meski ia kini sudah memiliki 28 cabang di seluruh dunia, termasuk di Jakarta, Indonesia. Fong pun membuka kesempatan bagi banyak orang untuk merasakan dan menerapkan filosofi yang ia anut.

Di Jakarta, restoran Putien sudah satu dekade berdiri di kawasan Pecenongan, Sawah Besar. Dan kini sudah bertambah di PIK Avenue, Pantai Indah Kapuk. Rencananya, akan bertambah lagi di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Bila Anda tergolong penikmat makanan rumahan ala China, maka Putien bisa menjadi pilihan yang cukup tepat. Di tempat ini, suasana memang terasa 'homy.' Anda dapat memilih lokasi mana yang dianggap sesuai keinginan.

Putien cabang Pecenongan menempati bangunan sendiri, namun area parkirnya terbatas, padahal atensi pelanggan yang datang ke sini cukup tinggi. Bila tak ingin repot mencari area parkir, pilih saja Putien cabang PIK Avenue. 

Di mana pun cabang restoran yang Anda pilih—Pecenongan atau PIK Avenue, suasana dan menu Putien tetap sama. Nuansa pastel restoran ini menggambarkan keteduhan pantai, seperti ciri khas daerah asalnya, Putian.

Nuansa pastel restoran ini menggambarkan keteduhan pantai, seperti ciri khas daerah asalnya, Putian.Nuansa pastel restoran Putien menggambarkan keteduhan pantai, seperti ciri khas daerah asalnya, Putian. (CNN Indonesia/Endro Priherdityo)

Dekorasi Putien sangat rumahan dengan dominasi mebel kayu, dari kursi, meja makan bundar, sampai jalusi jendela. Untuk bisa bersantap di sini, sebaiknya lakukan pemesanan atau reservasi terlebih dahulu. 

Sehari-hari, restoran ini selalu dijejali para pelanggan dan rata-rata waiting list mencapai satu jam, baik di cabang Pecenongan yang berkapasitas 112 kursi atau di cabang PIK Avenue yang mampu menampung 212 pelanggan.

"Apalagi di akhir pekan, di sini full reservation. Pelanggan reguler, seperti asli Putian, mereka akan datang bersama keluarganya. Mereka setiap akhir pekan kumpul keluarga di sini," kata Andri Indriawan, manajer restoran Putien, saat berbincang dengan CNNIndonesia.com di acara pembukaan Putien PIK Avenue, baru-baru ini.

Bersantap di Putien terasa ganjil jika dilakukan seorang diri. Maka ajak saja orang-orang terkasih untuk saling berbagi, layaknya di rumah. Harga makanan di sini, mulai dari Rp180 ribu per orang.

Beberapa menu andalan Putien yang patut dijajal, beberapa di antaranya stir-fried yam, Putien lor mee, deep fried squirrel fish, dan spinach with salted egg and century egg in supreme stock.

Salah satu yang mesti dicoba adalah spinach with salted egg and century egg in supreme stock. Menu mirip bayam yang ditumis dengan telur asin dan kaldu ini cocok bagi pencinta sayuran.

Meski menggunakan telur asin, namun tidak menguar bau amis seperti telur asin di pasaran, karena menggunakan telur ayam, bukan telur bebek.

Spinach with salted egg and century egg in supreme stockSpinach with salted egg and century egg in supreme stock. (CNN Indonesia/Endro Priherdityo)

Penggunaan telur seratus tahun atau telur pitan juga menambah cita rasa. Telur ini bukan telur berumur ratusan tahun sungguhan, melainkan hanya telur ayam atau bebek yang diawetkan dalam campuran lempung, abu, garam, dan sekam padi selama beberapa pekan sehingga kuning telur menjadi kehitaman dan putih telur menjadi agak bening.

Telur ini biasa digunakan dalam makanan khas Tiongkok dan berfungsi untuk menguatkan rasa. Makanan menggunakan telur pitan biasa dibuat untuk perayaan khusus seperti acara pernikahan atau ulang tahun.

Stir fried yam
juga cocok bagi Anda yang menyukai camilan. Terbuat dari ubi, tekstur makanan ini seperti mengonsumsi talas namun dengan rasa yang manis.

Bagi pecinta ikan, deep fried squirrel fish juga patut dicoba. Bentuknya memang mirip ikan mas goreng yang disiram bumbu asam manis. Namun bumbu yang digunakan Putien tergolong lembut dan tidak 'menenggelamkan' kesegaran ikan goreng tepung.

Untuk minuman dan makanan penutup, natural goodnes yang terbuat dari sayuran dan beberapa buah seperti nanas sungguh menyegarkan. Apalagi juga kaya serat. Sedangkan makanan penutup, chilled lemongrass jelly with fruits sanggup membuat mood lebih santai.

"Saya senang di Indonesia bisa bertemu 'mama' baru yang dapat berbagi pandangan saya. Saya yakin restoran ini semakin berkembang di Indonesia," kata Fong.

Terlepas dari rasa dan sensasi yang ditawarkan, pengunjung bisa belajar filosofi ala Fong: apa pun makanannya asalkan disantap bersama keluarga dan orang terkasih akan menjadi makanan terlezat yang pernah ada.

(vga/vga)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK