'Pulau Sepi' di Indonesia Disulap Jadi Resor Mewah

Endro Priherdityo, CNN Indonesia | Selasa, 20/12/2016 04:38 WIB
'Pulau Sepi' di Indonesia Disulap Jadi Resor Mewah Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Indonesia memiliki 17.504 pulau, menurut data yang diperoleh dari citra satelit pada 2004. Sebanyak 7.870 pulau memiliki nama, dan 9.634 pulau tak bernama. Dari belasan ribu pulau yang ada, hanya 6.000 pulau yang berpenghuni.

Salah satu yang tak berpenghuni ialah Pulau Bawah, yang masih berada dalam kawasan Pulau Anambas, Riau.

Sama seperti pulau-pulau tak berpenghuni lainnya, pulau seluas 300 hektare ini memiliki pemandangan alam yang indah yang belum ternoda moderenisasi industri pariwisata. Hamparan pasir putih, perairan yang jernih dan koral yang warna-warni


CNN pernah menobatkan Pulau Bawah sebagai pulau tercantik se-Asia, mengalahkan Pulau Koh Cang (Thailand), Pulau Langkawi (Malaysia), Pulau Halong Bay (Vietnam), dan Pulau Similand (Thailand).

Pulau Bawah tidak sendirian, di sekelilingnya juga terdapat lima pulau lain, yaitu Bawah, Sanggah, Murbah, Lidi, dan Elang. Ke-lima pulau tersebut juga tidak berpenghuni.

Tapi pertengahan tahun depan, di Pulau Bawah bakal ada keramaian, karena kelompok pengelola Bawah Private Island akan menyulap pulau ini menjadi resor mewah.

Dikutip dari Lonely Planet pada pertengahan Desember ini, saat beroperasi, resor ini hanya akan menerima 70 tamu setiap harinya, demi mengurangi polusi dan pencemaran.

Konsep menjaga keasrian pulau ini terbilang cukup serius, seperti pembangunan vila dengan bahan baku yang ramah lingkungan, pelarangan kegiatan memancing di area yang dilindungi, daur ulang sampah, serta penanaman tanaman dan tumbuhan organik untuk kebutuhan dapurnya.

Bawah Private Island akan membangun 35 vila di sana dengan sejumlah fasilitas bersantai nomor satu.

Bagi yang ingin menjelajah alam, tinggal berjalan kaki keluar kamar untuk mendaki perbukitan, menyelam, atau hanya sekedar berjemur di tepi pantai.

Pulau Bawah bisa dijangkau dari Pelabuhan Tarempa di Pulau Siantan, Anambas. Durasi perjalanannya sekitar tiga jam dengan kapal cepat.

Menuju pelabuhan itu, wisatawan bisa menumpang pesawat kecil yang terbang dari bandara di Tanjung Pinang atau Bintan.

Untuk reservasi, wisatawan bisa mengunjungi situs resmi mereka. Tapi jangan harap ada petunjuk alamat, nomor telepon, atau tarif menginap di sana.

Sebagai gantinya, wisatawan bisa meninggalkan nama, alamat e-mail, dan pesan mengenai pemesanan resor ini.

Sepertinya Bawah Private Island memang menyeleksi betul siapa tamu yang akan dijamunya.

(ard)