Kekompakan Cheer Mommy Pemandu Sorak Lansia Korea Selatan

AFP PHOTO / Ed JONES, CNN Indonesia | Selasa, 07/03/2017 06:38 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Cheer Mommy adalah grup pemandu sorak lansia di Korea Selatan. Bagi anggotanya, kegiatan ini penting untuk tetap aktif dan menghindari kepikunan.

Cheer Mommy, grup pemandu sorak lansia umur 75 tahun sedang melakukan latihan rutin dengan seragam merah-putih dan pom-pom putihnya di Samcheok, Pantai Timur Laut Korea Selatan, Jumat (AFP PHOTO / Ed JONES)
Meski terengah-engah dan berkeringat setelah dua jam berlatih, sekelompok nenek itu percaya rutinitas latihan pemandu sorak ini menjaga kebugaran dan awet muda (AFP PHOTO / Ed JONES)
Oh Geum-Nyu, anggota tertua (82 tahun) berkata, 'Karena datang ke sini, saya tidak perlu minum obat. Meskipun saya sudah tua dari luar, jiwa saya tetap muda.' (AFP PHOTO / Ed JONES)
Kebanyakan lansia Korea Selatan berusia lebih dari 60 tahun diharapkan tinggal di rumah dan membesarkan anak-anak. Untuk pertama kalinya, mereka dapat memilih kegiatan yang disukai seusai masa pensiun. (AFP PHOTO / Ed JONES)
Cheer Mommy dimulai sebagai program olahraga setempat dengan anggota generasi lanjut usia yang nantinya akan bersaing di turnamen nasional untuk melawan junior mereka. (AFP PHOTO / Ed JONES)
Pemerintah Korea Selatan luncurkan program kesejahteraan untuk menampung generasi lanjut usia. Ini menjadi bagian dari program rekreasi di masing-masing komunitas. (AFP PHOTO / Ed JONES)
Menariknya, seragam mereka akan berubah jadi kaus dengan graffiti, celana olahraga putih dan topi bisbol warna hitam dengan iringan terbaru Gangnam Style dari Psy.
Beberapa dari lansia ini kembali ke sekolah untuk menjaga otak mereka tetap aktif seperti Kim Soon Sil (88) yang menjadi murid Ilsung women's School di Seoul ketika ia berusia 60 tahun. (AFP PHOTO / Ed JONES)