Deretan Model dengan Kulit 'Cacat' yang Menuai Pujian

Gloria Safira Taylor, CNN Indonesia | Rabu, 10/05/2017 23:43 WIB
Deretan Model dengan Kulit 'Cacat' yang Menuai Pujian Memiliki tanda lahir cukup besar di wajah, kulit vitiligo dan atau albino, model-model ini justru membantah bahwa cantik itu mestilah sempurna. (WinnieHarlow/Dok/Foto: AFP PHOTO / Angela Weiss)
Jakarta, CNN Indonesia -- Profesi model biasanya mengharuskan seseorang mempunyai tubuh yang sempurna keseluruhan, seperti tubuh langsing, wajah cantik, rambut indah dan kulit yang menawan. Namun, kini cantik itu pun 'relatif'.

Setidaknya itulah yang terjadi ketika sejumlah model kini justru tampil apa adanya dan ramai menuai pujian.

Ada yang mengidap kelainan kulit vitiligo yang menyebabkan bercak putih di wajah. Ada juga yang punya tanda lahir cukup besar di bagian bawah mata hingga tampak mencolok karena warnanya yang kontras dengan kulit asli. 


Dua 'kelainan' itu hanya beberapa dari deretan model yang menarik perhatian publik. Dilansir dari berbagai sumber, ada beberapa model yang justru dari 'ketidaksempurnaan' itu mendapat pujian yang meramaikan dunia model.

Chantelle Brown-Young

Menjadi salah satu kontestan di ajang America's Next Top Model, Young memiliki kondisi kulit yang disebut vitiligo yang menyebabkan hilangnya warna kulit asli. Kelainan pigmentasi tersebut menyebabkan bercak putih muncul di tempat yang berbeda di sekitar tubuh seperti, wajah, tangan, kaki, badan dan rambut.

Young sendiri mengalami vitiligo di sekitar mulut di wajahnya dan sekujur tubuhnya. Menariknya, kelainan itu justru terlihat simetris. Dia pun tetap tampil cantik dan anggun dengan caranya. Dengan nama panggung Winnie Harlow, dia pun pernah menjadi model untuk merek pakaian santai Desigual yang berbasis di Barcelona bersama supermodel Brasil, Adriana Lima.

[Gambas:Instagram]

Connie Chiu

Dunia model tidak menutup mata pada keberadaan Connie Chiu. Perempuan kelahiran Hongkong itu merupakan model dengan albino atau albinisme. Albino merupakan kelainan yang ditandai dengan berkurangnya produksi melanin atau pigmen pada kulit, rambut dan mata. Biasanya, penderita albino berkulit lebih putih dan berambut pirang. Mereka juga sensitif terhadap paparan sinar matahari.

Dalam keluarganya, Connie merupakan satu-satunya yang menderita albino. Di usia 24 tahun, Connie memulai karirnya sebagai model yang bekerjasama dengan desainer Prancis, Jean Paul Gaultier. Sejak saat itulah, wajah Connie sering mewarnai majalah mode.

[Gambas:Instagram]

Paige Billiot

Model asal Los Angeles itu pernah mendapatkan anugerah sebagai model dengan kulit unik di dunia. Paige memiliki keunikan pada wajahnya karena memiliki satu tanda lahir yang cukup lebar dengan warna yang kontras dari warna aslinya. Tanda lahir itu menjadi keuntungan baginya. Paige sukses melanglang buana di dunia film dan peragaan busana. Dia juga telah mematahkan penilaian dan cemoohan yang seringkali menderanya.

[Gambas:Instagram]

Nasty Zhidkova

Perempuan asal Rusia itu mendapatkan julukan sebagai gadis albino terindah di dunia. Kecantikannya justru terlihat dari kulit albino yang dimilikinya. Nasty justru tampil dengan fotogenik yang menjadi ciri khas di dunia fashion dan kecantikan Rusia. Bahkan, dia juga merambah dunia tarik suara.

[Gambas:Instagram]

Nikia Phoenix

Meski orang mengasosiasikan kulit wajahnya dengan freckles atau bercak pada perempuan kulit putih, Nikia Phoenix menonjol dengan warna kulitnya sendiri yang berwarna. Model asal AS ini pernah tampil untuk Coca-Cola dan Target. Meski di sekolah kerap diperlakukan sebagai alien, Phoenix mengatakan freckles yang ada dirinya sebagai kekuatan dengan membayangkan sosok Martin Luther King dan Gandhi.

[Gambas:Instagram]


BACA JUGA