Parfum dari Tahun Ke Tahun

Elise Dwi Ratnasari, CNN Indonesia | Sabtu, 13/05/2017 09:41 WIB
Parfum dari Tahun Ke Tahun Asal mula parfum tidak berbentuk cair, melainkan padat dalam bentuk dupa. (Pixabay/monicore)
Jakarta, CNN Indonesia -- Siapa yang tak kenal parfum? Baik pria maupun wanita pasti tidak asing dengan sumber wewangian satu ini. Bahkan bagi sebagian orang, parfum jadi barang wajib yang selalu dipakai setiap hari demi menunjang penampilan dan menambah rasa percaya diri.

Kata "parfum" berasal dari bahasa Latin "per fume" artinya "melalui asap". Parfum mulai dikenal sejak zaman Mesopotamia lebih dari 4000 tahun lalu.

Dulu orang membuat parfum dari tanaman herbal, rempah-rempah dan bunga. Awalnya, parfum digunakan dalam ritual keagamaan. Parfum belum berbentuk cair seperti yang dikenal sekarang, tapi berupa dupa yang dibakar dan tanaman herbal.


Seni pembuatan parfum bermula dari bangsa Mesopotamia dan Mesir Kuno. Proses pembuatan parfum asli memakan waktu cukup lama.

Proses pembuatan ini kemudian disempurnakan oleh bangsa Romawi dan Persia.

Pada 1000 SM, Mesir memperkenalkan parfum dengan wadah botol kaca. Berikut adalah perjalanan parfum dari tahun ke tahun.

Abad 2

Seorang perempuan Mesopotamia bernama Tapputi membuat parfum orisinal pertama. parfum terbuat dari penyulingan minyak bunga, minyak, calamus dan sumber wewangian lain. Parfum pertamanya ini disebut tablet runcing.

Abad 9

Pada abad ini, seorang ahli kimia, Al-Kindi menulis buku berjudul "Book of the Chemistry of Perfume and Distillations". Buku ini berisi lebih dari 100 resep minyak wangi, salep dan obat. Selain itu juga terdapat paparan 107 metode dan resep parfum serta alat yang diperlukan.

Abad 10/11 (980-1037 M)

Ahli kimia dari Persia, Ibnu Sina memperkenalkan parfum sebagai metode pengobatan, atau lazim disebut aromaterapi atau minyak esensial. Ia pula yang dikenal sebagai orang pertama yang menemukan teknik penyulingan uap air menjadi minyak esensial. Salah satu bunga pertama yang disuling menjadi minyak adalah mawar.

Abad 13

Biarawati Santa Maria Novella di Florence, Italia berhasil membuat resep parfum jenis baru.

Abad 14

Eropa dan Hungaria mulai mengembangkan parfum dengan mencampurkan parfum dengan alkohol agar lebih cepat menguap. Campuran parfum ini pula yang digunakan Ratu Elizabeth dari Hungaria. Kemudian ramuan ini dikenal dengan nama "Hungary Water" yang merupakan cikal bakal parfum modern.

Abad 16

Atas perintah Ratu Caterina dari Perancis, seorang ahli parfum bernama Rene membuat sebuah ruang rahasia untuk membuat parfum. Pada masa itu, para bangsawan memerlukan wewangian untuk menutupi bau badan mereka.

Parfum Masa Kini

Sekarang, ada berbagai macam varian parfum seperti eu de parfume, eu de toilete, cologne, dan juga body mist. Wanginya pun beragam, mulai dari aroma bunga, buah bahkan aroma makanan seperti permen karet atau cokelat. Parfum seakan sudah jadi bagian dari gaya hidup.

Tak hanya dandanan dan pakaian, wewangian juga menunjang penampilan dan menambah percaya diri. Aroma wangi pun kemudian digunakan sebagai teknik terapi modern yang lebih dikenal dengan aromaterapi.