Delapan 'Kampung Pelangi' yang Tak Kalah Menarik di Indonesia

Ardita Mustafa, CNN Indonesia | Jumat, 19/05/2017 14:17 WIB
Menjadikan kampung berwarna-warni seperti pelangi ternyata menjadi langkah baik untuk menata kampung dan mengundang wisatawan datang. Kampung Pelangi di Wonosari, Semarang. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mendengar kata 'kampung' pasti terbayang suasana kumuh. Tapi, beberapa tahun belakangan ini, warga yang dibantu jajaran pemerintah berusaha mengembalikan citra kampung sebagai lokasi perumahan warga yang terjaga keasriannya. 

Salah satu langkah tersebut ialah dengan mengecat bangunan rumah berwarna-warni. Usaha ini banyak ditiru oleh sejumlah kampung lain, yang akhirnya malah ramai dikunjungi oleh wisatawan.

Dikutip dari berbagai sumber, berikut ini ialah delapan kampung pelangi lain yang ada di Indonesia:


1. Kampung Werno, Semarang

Setelah mengunjungi Kampung Pelangi di Wonosari, jangan lupa untuk mengunjungi Kampung Werno di Ambarawa.

Sama-sama berada di Semarang, Kampung Werno berada di Desa Bejalen, yang dibelah oleh Sungai Kalipanjang.

[Gambas:Instagram]

Tak hanya perumahan warga, jembatan yang membelah sungai juga ikut di cat warna-warni yang dilakukan sejak Maret 2017.

Wisatawan yang datang tak hanya terkesan dengan warna-warni yang terlihat, namun juga dengan kebersihan desa yang terjaga.

2. Kampung Jodipan, Malang

Berada di Kelurahan Brantas, kampung ini berada tepat di bantaran Sungai Brantas.

[Gambas:Instagram]

Kampung Jodipan mulai dicat warna-warni sejak Juni 2016.

Lokasinya yang berdekatan dengan Stasiun Kereta Kota Malang Lama membuat kampung ini jadi penyambut saat wisatawan datang ke Malang.

3. Kampung Tridi, Malang

Belakangan ini, berfoto dengan latar belakang gambar tiga dimensi menjadi atraksi wisata yang sangat digemari.

[Gambas:Instagram]

Atraksi wisata yang sama juga hadir di Kampung Tridi alias Kampung Tumenggungan Ledok.

Tak berada jauh dari Kampung Jodipan, gambar-gambar di tembok kampung ini tidak kalah dengan yang ada di Kampong Glam, Singapura.

4. Kampung Kali Code, Yogyakarta

Kampung yang berada di bantaran Kali Code ini mulai dicat warna-warni sejak 2015.

Warna-warni di bangunan kampungnya memang tak berbeda dengan kampung yang lain. Namun, asal usul Kampung Kali Code menjadi hal menarik yang patut disimak.

[Gambas:Instagram]

Pertengahan 1980-an, pemuka agama Katolik sekaligus arsitek Romo Mangunwijaya mengajak warga untuk mengubah arah rumah menjadi menghadap ke kali, dengan harapan tak ada lagi yang membuang sampah sembarangan.

Pelan-pelan usaha tersebut berhasil, sehingga Kali Code menjadi lebih tertata. Kampung ini pun diganjar penghargaan arsitektur dunia, Aga Khan Award, pada 1992.

5. Kampung Warna-warni Kalilo, Banyuwangi

Kampung warna-warni di Jawa Timur tak hanya ada di Semarang atau Malang. Di Banyuwangi, tepatnya di Kelurahan Singonegaran, ada Kampung Warna-warni.

[Gambas:Instagram]

Tak sulit mencari keberadaan kampung yang dibelang Sungai Kalilo ini, karena berada tepat di tengah kota.

Sama dengan Kampung Werno, kampung ini juga sangat menjaga kebersihannya. Bahkan, di bantaran sungai diberi kamera pengawas, agar warga tak membuang sampah sembarangan.

6. Kampung Warna-warni Teluk Seribu, Balikpapan

Teluk Seribu merupakan objek wisata alam yang sedang dipromosikan oleh Balikpapan.

[Gambas:Instagram]

Demi mengundang wisatawan datang, ratusan rumah warga di Kampung Teluk Seribu lalu dicat warna-warni pada Februari 2017.

Hingga saat ini, proses pembenahan masih terus berlangsung. Seperti yang diduga, kunjungan wisatawan ke Teluk Seribu pun bertambah seiring ketertarikan mereka akan kampung ini.

7. Kampung Lubuklinggau, Sumatera Selatan

Sumatera Selatan terinspirasi dengan konsep penataan kampung melalui cat warna-warni.

[Gambas:Instagram]

Tak tanggung-tanggung, ada dua kampung yang berdekatan ditata, di Kelurahan Linggau Ulu dan Kelurahan Uluk Surung.

Kampung Lubuklinggau yang dulu kumuh dan lesu sekarang sudah lebih berwarna dan bergairah, karena banyak warga yang mulai membuka usaha kuliner dan oleh-oleh untuk menyambut wisatawan datang.

8. Kampung Penas, Jakarta

Warga kampung biasanya terlihat sedang asyik duduk sambil mengepulkan asap rokok. Namun tidak dengan warga di Kampung Penas.

[Gambas:Instagram]

Berada di bantaran Kali Cipinang, Jatinegara, kampung ini memang menerapkan aturan bebas rokok demi menjaga kesehatan dan kebersihan.

Setelah dilakukan sosialisasi dan penataan, warga mendeklarasikan Kampung Penas sebagai kampung warna-warni yang bebas asap rokok.

(ard)
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK