TAJIL

Sahkah Puasa jika Meninggalkan Salat?

Gloria Safira Taylor, CNN Indonesia | Kamis, 08/06/2017 17:00 WIB
Sahkah Puasa jika Meninggalkan Salat? Ada yang berpuasa seharian, tapi tidak menjalankan salat lima waktu. Bagaimana puasanya? (Dok/Foto: ANTARA FOTO/Moch Asim)
Jakarta, CNN Indonesia -- Puasa menjadi satu dari lima kewajiban yang dijalankan umat Islam, selain syahadat, salat lima waktu, zakat, dan naik haji bagi yang mampu. Dari lima kewajiban itu, salat menjadi kegiatan yang harus dilakukan setiap harinya.

Saat berpuasa sekalipun, muslim tidak boleh meninggalkan salat. Demikian seharusnya. Namun, ada yang berpuasa, tapi meninggalkan salat dengan alasan mengantuk dan lemas.

Sahkah puasanya ketika seseorang meninggalkan salat?



Terkait hal ini, Ketua Lembaga Dakwah PBNU, KH Maman Imanul Haq, mengatakan, salat merupakan pondasi dalam membangun agama Islam. Saat seseorang meninggalkan salat maka dia telah menghancurkan agama.

"Salat adalah sesuatu yang penting bahkan dikatakan salat adalah pondasinya, tiangnya agama. Siapapun yang mendirikannya dia telah mendirikan nilai agama, tetapi yang meninggalkannya telah menghancurkan agama," ujarnya dalam seri Tanya Jawab Seputar Islam (TAJIL) di CNNIndonesia.com.

"Maka aneh kalau ada orang berpuasa tapi dia tidur, dia meninggalkan aktivitas, meninggalkan salat itu artinya dia telah membangunkan sebuah bangunan tanpa pondasi, menanamkan sebuah pohon tanpa akar, dan itu akan sangat sia-sia," ucapnya kemudian.


Menurut Maman, seorang muslim harus menguatkan salat terlebih dahulu sebelum berpuasa. Lemas, lelah dan mengantuk saat berpuasa bukanlah alasan yang dapat diterima untuk meninggalkan salat.

"Kita berpuasa dan jangan sekali-sekali meninggalkan salat hanya karena dianggap lemas, lelah dan tidur karena puasa. Puasa kita Insya Allah mendapat barokah," tuturnya.