Waktu Penerbitan Visa ke Perancis Kini Hanya 48 Jam

REUTERS, CNN Indonesia | Selasa, 15/08/2017 13:32 WIB
Waktu Penerbitan Visa ke Perancis Kini Hanya 48 Jam Ilustrasi. (AFP PHOTO/Jean-Sebastien Evrard)
Jakarta, CNN Indonesia -- Serangan teror di Paris dan Nice membuat industri pariwisata Perancis melesu sepanjang tahun lalu. Dan tahun ini, dalam rangka kembali meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, Perancis bakal memberikan “keistimewaan” bagi penduduk di delapan negara.

"Keistimewaan" itu berupa proses penerbitan visa yang lebih singkat. Tahun ini, wisatawan di Rusia, India, Thailand, Filipina, Kamboja, Laos, Myanmar dan Indonesia mulai bisa merasakannya.


Jika biasanya wisatawan harus menunggu selama 10 hari, maka tahun ini proses penerbitan visa ke Perancis akan jauh lebih singkat, yakni hanya 48 jam atau 2 hari.


Proses ini bakal diterapkan mulai 1 November 2017, yang bertepatan dengan masa liburan musim dingin di Perancis.


Jika program tahun ini berhasil, maka tahun depan wisatawan di Qatar, Arab Saudi dan Vietnam juga bisa ikut merasakannya.

Selain visa, Perancis juga akan menempatkan lebih banyak petugas imigrasi di bandara, agar antrian pengecekan visa tidak terlalu panjang.

[Gambas:Instagram]

Dengan sistem baru ini, waktu antrian pengecekan visa menjadi maksimal 30 menit untuk penduduk Uni Eropa dan 45 menit untuk penduduk non Uni Eropa.

[Gambas:Instagram]

Pariwisata memang menjadi industri utama di Perancis, yang menyumbang sekitar 7 persen pendapatan negara.

Industri pariwisata juga telah memberikan pekerjaan untuk 2 juta penduduk di sana.


Tahun ini, Perancis memperkirakan sebanyak 89 juta wisatawan akan datang, naik dari tahun sebelumnya yang berjumlah 83 juta wisatawan.

Sedangkan hingga 2020, Perancis berharap bisa mendatangkan 100 juta wisatawan.

(ard)