Larangan Penjualan Minuman Kemasan di Taman Nasional Dicabut

Ardita Mustafa, CNN Indonesia | Senin, 21/08/2017 19:01 WIB
Larangan Penjualan Minuman Kemasan di Taman Nasional Dicabut Pemandangan di Grand Canyon. (Wikipedia/Paul Hermans)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sampah plastik sulit untuk dimusnahkan dari muka bumi ini, apalagi yang dibuang sembarangan. Oleh karena itu, sejak enam tahun yang lalu Badan Taman Nasional Amerika Serikat (AS) melarang penjualan minuman dalam kemasan plastik di beberapa kawasan binaannya.

Dari total 417 taman nasional, Badan Taman Nasional AS kembali mengizinkan 23 taman nasional untuk berjualan minuman dalam kemasan plastik.


Taman-taman nasional yang diizinkan lagi menjual minuman dalam kemasan plastik antara lain; Grand Canyon, Zion, Bryce Canyon dan Mount Rushmore.


[Gambas:Instagram]

“Meski demikian, kami tetap berharap pengunjung membawa botol minuman yang bisa diisi ulang di pos-pos terdekat,” kata sang Direktur, Michael T. Reynolds, seperti yang dilansir dari Travel and Leisure pada Senin (21/9).


Larangan penjualan minuman dalam kemasan plastik telah diterapkan Badan Taman Nasional AS sejak 2011, sebagai usaha untuk mengurangi jumlah sampah plastik yang jumlahnya sampai ribuan ton di sejumlah kawasan.

[Gambas:Instagram]

Tentu saja larangan tersebut membuat pusing pengusaha minuman kemasan yang tergabung dalam Asosiasi Minuman Kemasan Internasional (IBWA).

Selama beberapa tahun mereka memintah pemerintah AS untuk merevisi larangan tersebut, karena merasa kalau larangan itu cacat hukum.


Pasalnya, penjualan air mineral dalam botol plasti dilarang, sementara minuman lainnya diizinkan.

Walau kini puluhan taman nasional sudah boleh menjual minuman dalam kemasan plastik, tapi belum diketahui kapan izin baru itu diberlakukan.

(ard)