Manfaat Biji Alpukat untuk Obat Kanker

Rahman Indra, CNN Indonesia | Kamis, 24/08/2017 11:38 WIB
Manfaat Biji Alpukat untuk Obat Kanker Sejumlah peneliti dari AS sedang mengembangkan studi tentang manfaat biji alpukat dalam dunia kesehatan, khususnya sebagai obat penyakit kanker. (Foto: silverstylus/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sejumlah peneliti dari AS sedang mengembangkan studi tentang manfaat biji alpukat dalam dunia kesehatan, khususnya sebagai obat penyakit kanker. Kandungan di dalam biji buah tersebut dinilai sangat kompleks dan berkhasiat bagi tubuh. 

Seperti dilaporkan Extra Crispy beberapa waktu lalu, tim peneliti dari Universitas Texas Rio Grande Valley tersebut mempresentasikan penelitian terbarunya yang menunjukkan bahwa terdapat 130 senyawa kimia yang terkandung dalam biji alpukat. Beberapa di antaranya, memiliki kandungan yang berguna untuk sektor kesehatan atau perindustrian.

Senyawa kimia yang dapat ditemukan, di antaranya behenyl alcohon yang berguna untuk pengobatan antiviral, heptacosane untuk memperlambat pertumbuhan sel tumor, dan asam dodecanoic yang dapat mengurangi risiko penyakit aterosklerosis. Tak hanya itu, senyawa lain dari biji alpukat dapat juga digunakan untuk bidang lain seperti kosmetik.



Dalam proses studi, tim peneliti menghabiskan 30 biji alpukat untuk dihancurkan. Biji yang dihancurkan kemudian menjadi bubuk halus dan menghasilkan minyak serta lilin. Melalui proses kromatografi gas, tim peneliti mengidentifikasi 116 senyawa unik dalam minyak, dan 16 senyawa sisanya di lilin.

Pimpinan tim peneliti Debasish Bandyopadhyay menyatakan penelitian ini muncul karena keingintahuan tentang manfaat dari biji alpukat yang selama ini hanya menjadi sisa atau limbah makanan di Amerika Serikat.

"Sekam biji alpukat adalah sebuah permata karena senyawa obat di dalamnya dapat digunakan untuk mengobati kanker, jantung, dan lainnya," ujar Bandyopadhyay.


Penelitian ini masih dalam tahap awal dan perlu proses yang panjang hingga disetujui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat. Namun, dengan banyaknya orang Amerika yang mengonsumsi alpukat, maka tidak sulit untuk mendapatkan bahan baku.

Biji alpukat yang selama ini hanya jadi sisa buangan, bisa jadi berpotensi untuk diolah dan harapan untuk mengobati kanker. (ara/rah)