Liburan ke Surabaya Juga Bisa Naik Kereta Pariwisata

Ardita Mustafa, CNN Indonesia | Jumat, 25/08/2017 16:02 WIB
Liburan ke Surabaya Juga Bisa Naik Kereta Pariwisata Kereta Pariwisata yang ditujukan bagi penumpang yang hendak berwisata. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kesuksesan Kereta Pariwisata rute Jakarta-Yogyakarta dan Jakarta-Solo membuat PT. Kereta Api Pariwisata semakin optimis untuk mengembangkan rute baru, yakni Jakarta-Surabaya.

Anak perusahaan Perseroan Terbatas Kereta Api Indonesia (PT. KAI) itu berencana meluncurkan rute terbarunya paling lambat pada akhir tahun ini.


“Jadwal peluncuran bertepatan dengan liburan akhir tahun, sekaligus menjawab banyaknya permintaan dari pelanggan Kereta Pariwisata,” kata Presiden Direktur PT. Kereta Api Pariwisata Totok Suryono, seperti yang dilansir dari Antara pada Kamis (24/8).


Harga tiket Kereta Pariwisata memang sedikit lebih mahal dari kereta biasa. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)


Tak hanya rute, fasilitas pun akan ditambah, seperti jaringan Wi-Fi, GPS, dan layar video di setiap bangku penumpang.


Kereta Pariwisata memang dibuat berbeda dengan kereta biasa. Tujuannya memang untuk memanjakan penumpang yang hendak berwisata.

Cara menumpang Kereta Pariwisata

Harga tiket Kereta Pariwisata sedikit lebih mahal dari tiket kereta biasa, yakni Rp750 ribu per penumpang. Namun, fasilitas dan layanannya lebih mewah dan nyaman.

Kereta Pariwisata Jakarta-Yogyakarta terdapat dalam rangkaian Taksaka yang berangkat dari Stasiun Gambir Jakarta setiap Jumat pukul 20.45 dan dari Stasiun Tugu Yogyakarta setiap Minggu pukul 20.00.

Kereta Pariwisata juga bisa disewa untuk mudik. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Sedangkan Kereta Pariwisata Jakarta-Solo terdapat dalam rangkaian Argo Lawu yang berangkat dari Stasiun Gambir Jakarta setiap Jumat pukul 20.15 dan dari Stasiun Solo Balapan setiap Minggu pukul 20.00.


Dalam satu hari, ada tiga gerbong berkapasitas masing-masing 30 orang yang diberangkatkan. Dua gerbong di Taksaka dan satu gerbong di Argo Lawu. Secara total, ada tujuh gerbong Kereta Pariwisata yang beroperasi.

Totok lanjut mengatakan, sejak diluncurkan pada awal Agustus 2017 tingkat keterisian Kereta Pariwisata sudah mencapai 98 persen.

(ard)