Sebagai salah satu usaha penyelamatan, pemerintah Australia menggelar sayembara untuk mencari ide penyelamatan terumbu karang yang terbaik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika penerapan berhasil, maka dana sisa akan diberikan.
Sejak diberitakan rusak pada pertengahan tahun lalu, saat ini kondisi Great Barrier Reef semakin memprihatinkan.
Selain warna terumbu karangnya memudar, semakin jarang terlihat juga kawanan ikan yang biasanya mencari makan di sekitarnya.
Menteri Lingkungan Hidup Australia, Josh Frydenberg, mengatakan kalau “sayembara” yang ditawarkan ditujukkan untuk perorangan, peneliti, kelompok, dan perusahaan.
“Masalah ini sangat besar, sehingga butuh pemikiran besar untuk mengatasinya. Yang penting untuk diingat, pasti ada solusi atas masalah ini,” kata Frydenberg, seperti yang dikutip dari Lonely Planet.
Sebelum “sayembara”, beberapa usaha penyelamatan Great Barrier Reef juga telah dilakukan.
Pada November 2017, sekelompok peneliti berhasil melakukan transplantasi terumbu dalam skala kecil.
Saat ini, mereka sedang berusaha melakukannya dalam skala lebih besar.
Lalu pada Desember 2017, pemerintah Australia membuka program kependudukan di Great Barrier Reef, agar semakin banyak orang di dunia yang mau melakukan usaha penyelamatan terumbu karang di sana.
(ard)