'Paus' Chef Gastronomi Perancis Paul Bocuse Meninggal Dunia

Christina Andhika Setyanti, CNN Indonesia | Minggu, 21/01/2018 02:13 WIB
'Paus' Chef Gastronomi Perancis Paul Bocuse Meninggal Dunia Paul Bocuse (AFP PHOTO / JEFF PACHOUD)
Jakarta, CNN Indonesia -- Koki terkenal Perancis Paul Bocuse meninggal dunia pada usia 91 tahun karena penyakit parkinson yang dideritanya.

"Paul Bocuse meninggal dunia. Dunia gastronomi berduka. Paul adalah Perancis. Kesederhanaan dan kemurahan hari, kesempurnaan dan seni dalam hidup. Paus dunia kuliner meninggalkan kita," cuit Menteri Dalam Negeri Perancis Gerard Collomb dalam akun Twitternya, dikutip dari CNN.

Bocuse dikenal sebagai chef yang mengubah dunia kuliner Perancis. Bocuse juga menjadi kunci dalam penciptaan French nouvelle cuise (seni masakan Perancis baru yang mengubah cara penyajian makanan Perancis lama yang rumit).



Selama hidupnya, dia mendapatkan tiga bintang Michelin di tahun 1965. Dia juga dinobatkan sebagai Chef abad ini oleh panduan restoran Gault Millau pada 1987.



Bocuse memiliki restoran bernama Auberge du Pont de Collonges yang terletak di dekat Lyon. Restoran tersebut saat ini memiliki tiga bintang michelin selama setengah abad.

Sup truffle dan ikan seabass isi dalam puff pastry adalah salah satu makanan andalan Bocuse di restoran tersebut.

Di tahun 1987 itu juga, Bocuse meluncurkan sebuah kompetisi gastronomi internasional yang terkenal, Bocuse d'Or. Dalam kompetisi tersebut, chef dari seluruh dunia akan berlomba untuk menciptakan makanan terbaik di depan penonton secara langsung. Kompetisi ini juga diikuti oleh para koki dari Indonesia.

Berkat jasanya di dunia kuliner, Bocuse juga mendapatkan Commander of the Legion of Honor, salah satu penghargaan tertinggi warga sipil pada 2004.

Kepergian Bocuse membuat banyak orang berduka, termasuk Presiden Perancis Emmanuel Macron.

Macron mengungkapkan bahwa Bocuse adalah orang yang setia pada akar budaya dan juga pada temannya di dunia gastronomy. Dia juga melatih generasi muda kuliner Perancis dan koki luar negeri, membiarkan mereka belajar rahasia kejeniusan kuliner Bocuse.

"Para koki menangis di dapurnya, di Elysee dan dimanapun di Perancis. Tapi mereka akan melanjutkan pekerjaannya."

Chef terkenal dari Spanyol-Amerika, Jose Andres juga termasuk salah satu yang memberikan penghormatan pada Bocuse.

"Para malaikat akan mengadakan perjamuan makan hari ini. (Karena) Paul Bocuse bergabung bersama mereka." (chs/chs)