5 Lokasi Melihat Penguin di Habitat Aslinya

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Selasa, 20/02/2018 15:26 WIB
5 Lokasi Melihat Penguin di Habitat Aslinya Ilustrasi. (morgueFile/WhiteFire4114)
Jakarta, CNN Indonesia -- Film 'Happy Feet' atau dokumenter 'Planet Earth' membuat penampakan penguin menjadi lebih menggemaskan.

Saat datang ke habitat aslinya, biasanya pemandu wisata meminta turis tak langsung mendekati penguin, karena binatang "bertuksedo" itu mudah kaget dengan kedatangan makhluk baru.

Cukup mengamati dari jauh, sampai ada satu atau dua penguin yang menghampiri kita.


Tak butuh waktu lama, mereka langsung mengelilingi kita dengan tatapannya yang riang.

Wisata bersama penguin juga cocok dilakukan untuk pasangan yang sedang berbulan madu. Pasalnya, binatang ini adalah makhluk yang setia karena hanya akan memiliki satu pasangan seumur hidupnya.

Kalau ingin melihat penguin di dalam bebas, berikut ini ialah lima tempat yang bisa dikunjungi:

1. Tierra del Fuego, Argentina dan Chile

Kawasan Ushuaia, Argentina, merupakan tempat yang cocok bagi turis yang ingin berwisata bersama penguin.

Selain bisa memandanginya dari atas kapal, turis juga bisa turun ke daratan untuk bertemu dengan penguin.

Paket perjalanan ini dimulai dari Dermaga Ushuaia dan berlangsung selama enam jam untuk 20 orang sekali berangkat.

Dari sana, turis akan diajak berlayar ke Isla Martillo, pusat penelitian sebanyak 3.000 ekor Penguin jenis Magellanic.

Di bulan September sampai April Penguin Magellanic banyak berdatangan ke kawasan ini.

[Gambas:Instagram]

2. Kepulauan Phillip, Australia

Tak jauh dari Indonesia, ada Australia yang juga menawarkan wisata penguin.

Sejak tahun 1920-an, banyak turis yang datang ke Kepulauan Phillip untuk melihat penguin-pengun berbadan mungil, atau yang disebut Penguin Peri.

Jenis penguin setinggi 12 centimeter dan sebesar 1,5 kilogram ini hanya ditemukan di Australia dan Selandia Baru.

Kepulauan Phillip hanya berjarak 90 menit perjalanan dengan kendaraan bermotor dari Melbourne.

Selain Penguin Peri, turis juga bisa melihat kehidupan koala, walabi, trenggiling, singa laut dan paus.

[Gambas:Instagram]

3. Cape Town, Afrika Selatan

Penguin juga hidup di benua Afrika yang selama ini identik dengan lahan tandus.

Penguin Afrika biasanya berhabitat di Pantai Boulders, sekitar 38,6 kilometer dari Cape Town. Kawasan ini menjadi lokasi penangkaran Penguin Afrika karena populasinya berkurang sebanyak 80 persen sejak 50 tahun terakhir.

Pantai Boulders masuk dalam kawasan Taman Nasional Table Mountain, dengan pemandangan Samudera Atlantik dan Samudera Hindia.

Di sini, turis juga bisa melakukan berbagai wisata petualangan, seperti mendaki dan bersepeda.

[Gambas:Instagram]

4. Otago Peninsula, Selandia Baru

Berada di Kepulauan South, di kawasan ini hidup Penguin Peri dan Penguin Mata Kuning.

Penguin Place menjadi lokasi favorit oara turis yang datang ke sini, karena mereka bisa belajar cara melestarikan kehidupan penguin dari para ahlinya.

5. Kepulauan Galapagos, Ekuador

Penguin tak hanya hidup di suhu dingin, karena mereka juga bisa hidup di suhu tropis seperti di Kepulauan Galapagos.

Tak seperti penguin yang datang ke suatu kawasan dalam setahun sekali, penguin di sini memang sudah menetap sejak lama.

Isla Isabela yang berada di kawasan Taman Nasional Galapagos merupakan kawasan yang paling banyak dihuni penguin jenis ini, karena suhu airnya lebih sejuk.

[Gambas:Instagram]

(ard)