'Black Pizza' Tambah Deret Kuliner Serba Hitam

Elise Dwi Ratnasari, CNN Indonesia | Kamis, 22/02/2018 05:15 WIB
'Black Pizza' Tambah Deret Kuliner Serba Hitam Setelah penikmat kuliner disuguhi es krim hitam, mi hitam dan burger hitam, kini inovasi yang tak kalah unik hadir dengan piza hitam atau 'black pizza'. (Foto: CNN Indonesia/Elise Dwi Ratnasari)
Jakarta, CNN Indonesia -- Warna hitam tampaknya tidak hanya populer untuk dunia fesyen, tapi juga kuliner. Penikmat kuliner tak asing dengan es krim hitam, mi hitam atau burger hitam. Kini inovasi yang tak kalah unik yakni piza hitam alias 'black pizza'.

Sesuai dengan imajinasi orang, piza hitam memiliki roti berwarna hitam plus topping piza pada umumnya. Salah satu jaringan restoran piza terbesar di dunia baru-baru ini meluncurkan kreasi baru ini.

"Bahan-bahan pembuatan piza semuanya lokal termasuk arang sebagai pewarna hitam adonan piza," jelas Jeo Sasanto, General Manager Pizza Hut Indonesia pada CNNIndonesia.com saat ditemui di Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Rabu (21/2).



Santo mengatakan, arang yang digunakan berasal dari arang tumbuhan seperti batok kelapa dan kayu. Untuk proses pembuatannya sendiri, ia tak berbeda dengan proses pembuatan piza biasa.

Ditemui di dapur gerai Pizza Hut Kota Kasablanka, Erri, seorang Back Office Trainer menjelaskan tentang proses pembuatan black pizza. Bahan-bahannya tak berbeda dengan piza biasa, tapi diberi tambahan bubuk arang.

"Perbandingannya, tepung terigu 9.600 gram dicampur 32 gram bubuk arang," kata Erri.

Bahan-bahan adonan dicampur dengan mesin pengaduk selama sekitar 10 menit. Setelah tercampur, diamkan adonan selama 5 menit, baru kemudian dibentuk bola-bola dengan berat sesuai kebutuhan atau besar piza.


Bola-bola adonan pun didiamkan selama 5-10 menit sebelum dipipihkan dengan mesin. Adonan pipih lalu diletakkan pada pan atau wajan bundar yang telah diberi minyak.

Erri berkata, sebelum masuk tahap pemanggangan, adonan perlu sedikit diangkat untuk memastikan tak ada udara yang tertinggal di bawah adonan. Hal ini untuk menghindari adonan yang menggembung pasca pemanggangan.

"Kemudian, adonan kita panggang selama 60-90 menit, suhunya 32-35 derajat Celcius. Kita panggang sampai batas pan, kalau belum sampai, masih terus dipanggang," jelas Erri.

Proses berikutnya, lanjut Erri, ialah pendinginan. Setelah dipanggang, adonan yang sudah jadi roti ini pun didinginkan selama satu jam dengan suhu 1-5 derajat Celcius. Pendinginan bertujuan untuk menghentikan proses pengembangan adonan.

Roti yang sudah dingin, siap diberi topping sesuai pesanan. Terakhir, piza siap dibakar pada suhu 235 derajat Celcius selama 17 menit.

Black pizza pun siap disajikan. Sebaiknya, black pizza disantap selagi masih hangat. Memang tak ada perbedaan besar antara piza biasa dengan black pizza. Tekstur luar agak renyah tapi lembut di dalam.


Akan tetapi, terdapat aroma dan rasa yang agak membedakan ia dengan piza biasa. Ada sedikit aroma dan rasa khas makanan yang diolah atau dimasak dengan arang. Jika diibaratkan daging asap, black pizza ini seakan dipanggang di atas arang.

"Sekarang ini black pizza memang adanya di Indonesia. Ini nanti seasonal, mungkin tiga bulan. Tapi kalau respons konsumen bagus, bisa masuk menu harian," kata Santo. (rah/rah)