Sarden dan Makarel, 'Ikan Kembar' dalam Kaleng

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Kamis, 29/03/2018 12:01 WIB
Sarden dan Makarel, 'Ikan Kembar' dalam Kaleng Ikan kaleng bersaus tomat sebenarnya terbuat dari ikan makarel bukan ikan sarden. Tapi apa perbedaan keduanya?(Thinkstock/Karpenkov Denis)
Jakarta, CNN Indonesia -- BPOM membeberkan produk ikan kaleng yang mengandung cacing di dalamnya. Ikan kaleng ini diduga mengandung cacing parasit Anisakis sp.

Bukan hanya produk dalam negeri namun produk dari luar negeri pun juga kedapatan mengandung cacing di dalamnya.

Ikan kaleng bersaus tomat ini dibuat dari daging ikan makarel olahan yang dicampur dengan tambahan rempah dan juga saus tomat di dalamnya.



Meski terbuat dari ikan makarel, namun kebanyakan orang Indonesia lebih paham dan sering menyebut ikan makarel olahan ini sebagai sarden.

Banyak yang mengira bahwa ikan sarden dan makarel merupakan jenis ikan yang sama. Padahal sebenarnya sarden sendiri bukanlah nama jenis ikan kaleng melainkan jenis ikan tertentu. Faktanya juga, ikan sarden dan ikan makarel adalah dua jenis ikan yang berbeda.

Namun kesamaannya, kedua jenis ikan ini sama-sama sering dikalengkan.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut adalah perbedaan antara ikan sarden dan ikan makarel:

Ikan sardenIkan sarden (Foto: Thinkstock/Jstephenlee)


1. Lahir dari jenis ikan yang berbeda
Sarden merupakan ikan kecil yang berasal dari laut mediterania yang merupakan bagian dari keluarga Clupeidae yang sering digunakan sebagai makanan kaleng.

Ikan sarden sendiri termasuk dalam jenis ikan berminyak, berukuran kecil, dan biasanya disebut sebagai ikan herring.

Sedangkan ikan makarel merupakan ikan yang berasal dari laut Atlantik dan merupakan bagian dari jenis tenggiri dan kembung. Ikan makarel sendiri berasal dari keluarga Scombridae.


2. Mempunyai bentuk yang berbeda
Sarden mempunyai tubuh dengan kulit berwarna perak dan mempunyai daging yang lebih gelap. Ikan sarden juga memiliki ukuran tubuh yang sangat kecil.

Sedangkan makarel berbentuk lebih ramping, dan panjang dan memiliki garis garis hitam di sekujur tubuhnya. Ukurannya jauh lebih besar daripada ikan sarden. Beberapa spesies makarel berukuran lebih besar, misalnya makarel sirip biru (bluefin).

3. Kadar Merkuri didalamnya berbeda
Ikan makarel dan ikan sarden sama-sama memiliki manfaat untuk mengurangi risiko penyakit jantung, namun jenis makarel seperti raja makarel mengandung merkuri yang lebih tinggi dibanding dengan jenis Atlantik dan pasifik makarel dan dipastikan bahwa ikan sarden memiliki kadar merkuri yang sangat rendah di dalamnya.

Ikan makarelIkan makarel (Foto: Thinkstock/IvanMikhaylov)


4. Ikan makarel lebih mahal di pasaran
Ikan sarden lebih mudah ditemukan di perairan karena jumlahnya yang banyak sedangkan Ikan makarel hidupnya di perairan yang lebih dalam dan jenis ikan makarel yang merupakan bagian dari jenis ikan tenggiri menyebabkan harganya lebih mahal di pasaran. (joy/chs)