Bandeng Presto, Alternatif Pengganti Sarden Bercacing

Puput Tripeni Juniman, CNN Indonesia | Selasa, 24/04/2018 13:45 WIB
Bandeng Presto, Alternatif Pengganti Sarden Bercacing Selain sarden yang dikemas dalam kaleng, bandeng presto dapat menjadi alternatif lain mengonsumsi ikan dengan rasa yang enak dan cara yang praktis. (Foto: CNN Indonesia/Puput Tripeni Juniman)
Jakarta, CNN Indonesia -- Beberapa waktu lalu, masyarakat sempat dibuat khawatir karena penemuan sarden bercacing. Walaupun kemudian pemerintah dan beberapa ahli menyatakan cacing dalam ikan kaleng itu tetap aman dikonsumsi. Sarden merupakan makanan yang populer karena rasa, kepraktisan dan harga yang murah.

Pakar gizi dan ketahanan pangan, Profesor Ahmad Sulaeman menyebut bandeng presto dapat menjadi pilihan bagi masyarakat sebagai pengganti sarden.

"Kehadiran bandeng presto ini sangat penting di tengah kekhawatiran masyarakat mengonsumsi sarden. Ini bisa jadi alternatif pengganti sarden misalnya kan sarden sering dipakai untuk sahur karena cepat di sajikan. Bandeng juga bisa," kata Ahmad dalam rangkaian Jelajah Gizi beberapa waktu lalu di Semarang.



Akademisi Institut Pertanian Bogor (IPB) itu menjelaskan bandeng memiliki beberapa persamaan dengan sarden dan bahkan memiliki nilai gizi yang lebih baik.

Bandeng merupakan jenis ikan air payau yang banyak dijumpai dan dibudidayakan di wilayah Asia Tenggara. Sedangkan bandeng presto merupakan ikan bandeng yang dimasak dengan cara presto yang menggunakan uap air bertekanan tinggi. Bandeng presto menjadi makanan khas dari Semarang dan mulai banyak diproduksi di beberapa daerah pesisir lainnya.

Proses presto itu membuat tulang-tulang bandeng melunak seperti sarden yang sudah dikemas dalam kaleng. Proses memasak ini juga membuat ikan bandeng sudah siap disantap dan hanya perlu dikukus atau digoreng sebentar saja.

Perbedaannya, Ahmad memastikan tak bakal ditemukan cacing dalam bandeng karena sudah terjamin.


"Proses bandeng presto ini sudah menerapkan proses manajemen yang baik dan mendapatkan sertifikat HACCP (metode operasi yang mengidetifikasi keamanan pangan) yang sudah diuji dari proses pembibitan ikan dan bisa dijamin tidak akan pernah ditemukan cacing dalam bandeng," tutur Ahmad.

Dari segi gizi, Ahmad menyebut bandeng presto memiliki kandung protein, vitamin A, fosfor, kalsium, dan asam lemak omega 3 yang tinggi. Nutrisi ini baik untuk tubuh. (rah/rah)