FOTO: Menyingkap Proses Pembuatan Tequila di Meksiko

REUTERS, CNN Indonesia | Kamis, 03/05/2018 15:59 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Menanjaknya popularitas tequila membuat penjualan minuman beralkohol asal Meksiko itu menjadi industri bernilai miliaran rupiah.

Menanjaknya popularitas tequila membuat penjualan minuman itu menjadi industri bernilai miliaran rupiah. Namun, siapa mengira produksinya tetap berakar pada metode pertanian yang berusia berabad-abad dengan menggunakan tangan di kota asalnya, Tequila, Meksiko.(REUTERS/Carlos Jasso)
Tequila sesuai namanya merupakan minuman distilasi yang terbuat dari tanaman agave yang dibuat di sekitar kota Tequila, 65 kilometer barat laut Guadalajara, negara bagian Jalisco, Meksiko. Di sini, para 'jimador' sebutan untuk petani kaktus agave telah bekerja di ladang selama beberapa generasi.(REUTERS/Carlos Jasso)
Mario Perez, salah seorang jimador berusia 39 tahun, pada Reuters mengungkapkan dirinya sangat bangga menjadi seorang jimador.
Namun, popularitas tequila ternyata tak dibarengi dengan ketersediaan bahan produksi. Produksi agave menurun, ditambah lagi generasi muda kini yang menghindari apa yang dulunya merupakan pekerjaan yang sangat dihormati. (REUTERS/Carlos Jasso)
Dalam proses pembuatan tequila, jimador menggunakan alat yang disebut 'coa' untuk memotong daun runcing dari tanaman, lalu membuatnya terlihat seperti nanas raksasa. Menurut Perez, pekerjaan ini tak mudah karena kalau tidak awas, bisa memotong kaki. (REUTERS/Carlos Jasso) 
Di masa lampau, agave dimasak di ruang bawah tanah, meski masih ada yang menjalaninya di beberapa daerah. Namun, banyak juga tequila ekspor sekarang yang dibuat di industri penyulingan besar yang dijalankan Diageo, Bacardi dan Jose Cuervo di Meksiko. (REUTERS/Carlos Jasso)
Sebagian besar produksi agave sebagai bahan baku tequila dijalankan turun menurun dari generasi ke generasi di Meksiko. Salah satunya, Jose Luis Flores, 41, yang mewarisi tujuh 'lahan' agave, ketika ayahnya meninggal akhir tahun lalu. (REUTERS/Carlos Jasso) 
Setiap tanaman berdaun runcing membutuhkan tujuh sampai delapan tahun untuk tumbuh dewasa, tetapi seiring permintaan yang besar mendorong produsen untuk menggunakan tanaman yang lebih muda. (REUTERS/Carlos Jasso)
Dari catatan produksi, hampir 18 juta blue agaves ditanam pada tahun 2011 di Meksiko untuk panen tahun ini. Angka ini jauh di bawah perkiraan permintaan 42 juta untuk memasok 140 perusahaan terdaftar. Seorang pekerja memberi label pada botol tequila. (REUTERS/Carlos Jasso)
Para petani jimador khawatir mesin pada akhirnya bisa menggantikan mereka. Namun, memanen agave dengan mesin akan menjadi rumit, karena sulit untuk memprediksi 'jantung' dari tanaman. Seorang bartender menyajikan tequila di bar La Capilla, Tequila, Meksiko.(REUTERS/Carlos Jasso)


ARTIKEL TERKAIT