Ikan Dabu-dabu, Si Penggoda Selera Warga Amsterdam

Christina Andhika Setyanti, CNN Indonesia | Senin, 04/06/2018 08:08 WIB
Ikan Dabu-dabu, Si Penggoda Selera Warga Amsterdam ilustrasi dabu-dabu (Thinkstock/MielPhotos2008)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sekalipun makanan Indonesia sudah cukup dikenal di Amsterdam, Belanda, namun ada beberapa makanan yang masih harus digaungkan kembali di negara kincir angin ini.

KBRI Den Haag bekerja sama dengan Ron Gastrobar Indonesia dan didukung oleh Kementerian Pariwisata menghadirkan berbagai masakan Indonesia yang disajikan di stand Festival Taste of Amsterdam. Indonesia kali ini mengusung Exotic Taste of Indonesia.

"Ron Gastrobar Indonesia menggandeng juru masak Agus Hermawan yang juga merupakan Duta Kuliner Indonesia di Belanda," kata Sekretaris Pertama Fungsi Pensosbud KBRI Den Haag, Noira Solani kepada Antara.



Di stand tersebut, makanan Indonesia yang ditampilkan adalah ikan dabu-dabu, salad Jakarta, dan juga sate kambing.

Tak cuma itu, Agus juga mengolah berbagai buah tropis dari Indonesia menjadi minuman segar.

Untuk lebih memperkenalkan aneka makanan Indonesia, para pengunjung bisa mendapatkan aneka resep makanan Indonesia beserta informasi pariwisata Indonesia lewat kartu pos. Setidaknya ada sekitar 1.300 pengunjung mendatangi stand Indonesia untuk menikmati sajian khas Indonesia dan mencari informasi kunjungan wisata.

Acara ini juga dihadiri oleh Dubes Indonesia untuk Belanda, I Gusti Agung Wesaka Puja. Acara Taste of Amsterdam ini diselenggarakan dari 1-4 Juni di Amstelpark, Amsterdam.


Acara ini merupakan festival tahunan yang tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ke-10 dikuti sekitar 20 jurumasak ternama dari seluruh Belanda dan beberapa negara peserta, seperti Indonesia dan Afrika Selatan, serta lebih dari 90 restoran di Belanda.

Taste of Amsterdam (ToA) merupakan salah satu festival kuliner terbesar di Belanda yang sudah berlangsung sejak 2008. Festival ini merupakan bagian dari Taste Festival yang dimulai di London, Inggris 14 tahun yang lalu dan hingga sekarang dilaksanakan di 19 kota besar di dunia, termasuk Amsterdam. (chs/chs)