Menakar Nilai Gizi Susu Kental Manis

Christina Andhika Setyanti, CNN Indonesia | Rabu, 04/07/2018 14:59 WIB
Menakar Nilai Gizi Susu Kental Manis ilustrasi susu kental manis (nachar/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- BPOM mengeluarkan pernyataan yang menegaskan bahwa susu kental manis bukanlah produk susu.

Kepala BPOM Penny Lukito menyebut bahwa surat edaran tersebut merupakan upaya perlindungan konsumen, terutama anak-anak.

Dengan surat ini, dia juga berharap agar masyarakat tak lagi keliru saat mengonsumsi susu kental manis (SKM).



"Terkait Kental manis ini mesti disosialisasikan karena banyak persepsi yang keliru di masyarakat dalam mengonsumsi Kental Manis sebagai produk susu," kata Penny kepada CNNIndonesia.com di Jakarta, Rabu (4/7).

Meski demikian, ini tak berarti kalau Anda tak boleh lagi mengonsumsi susu kental manis. Susu kental manis masih boleh dikonsumsi asalkan dikonsumsi dengan bijak.

Pasalnya ada beberapa hal yang membuat susu kental manis menjadi 'ancaman berbahaya' jika tak dikonsumsi dengan bijak.

Dokter spesialis gigi anak, Annisa Rizki Amalia beberapa waktu lalu mengungkapkan bahwa susu kental manis memiliki kandungan gula yang tinggi.


Kandungan gula tinggi diperlukan untuk membuat tekstur susu menjadi lebih kental dan lengket.

Selain itu, dia juga mengungkapkan bahwa susu kental manis ini tak memiliki kandungan nutrisi dari susu sapi murni.

Lalu sebenarnya bagaimana kandungan zat gizi dari susu kental manis ini?

Mengutip buku Tabel Komposisi Pangan Indonesia dari Persatuan Ahli Gizi Indonesia, Jakarta 2009, susu kental manis memiliki komposisi zat gizi per 100 gram seperti berikut ini:

Air 25 gram
Energi 343 kkal
Protein 8,2 gram
Lemak 10 gram
karbohidrat 55 gram
Kalsium 275 mg
Zat besi 0,2 mg
Vitamin C 1 mg




(chs)