Peran Surfing dalam Menjaga Alam Kosta Rika

agr, CNN Indonesia | Rabu, 11/07/2018 11:17 WIB
Peran Surfing dalam Menjaga Alam Kosta Rika Ilustrasi (Foto: REUTERS/David Gray)
Jakarta, CNN Indonesia -- Beberapa hari lalu ramai diberitakan kalau ratusan peselancar (surfer) yang berada di Canggu, Provinsi Bali, mengarah ke Pantai Batu Mejan atau yang dikenal dengan nama Echo Beach demi melakukan protes atas pembangunan dermaga.

Mereka merasa pembangunan dermaga bakal merusak kelestarian alam Echo Beach yang saat ini seharusnya perlu dibenahi.

Bukan cuma Echo Beach yang mengalami gerusan zaman, sejumlah pantai di Indonesia telah lebih dahulu tertiban sial akibat pembangunan atas nama pengembangan.


Melihat gejala tersebut, ada baiknya mencontoh apa yang dilakukan oleh Kosta Rika.

Di sana acara penggalangan dukungan berlangsung solid dan nyata.

Sebagai negara di kawasan Amerika Tengah yang memiliki beberapa lokasi berselancar (surfing) kelas dunia, Kosta Rika secara jeli melihat dampak yang dihasilkan oleh pariwisata terhadap alam, dan menyikapinya dengan bijak.

Mengutip The Inertia, pada pertengahan bulan Agustus 2018 para peselancar dan aktivis lautan akan berkumpul dalam sebuah acara inaugurasi di kota Tamarindo.

Acara tersebut dirancang untuk membangun kesadaran masyarakat setempat dalam rangka menjaga laut dari beragam ancaman.

Penyelenggara acara, Greg Gordon, adalah orang yang sudah aktif di Yayasan Surfrider selama 19 tahun. Sebagai seorang peselancar, ia menaruh perhatian besar terhadap ekosistem lautan.

Rencananya setiap peserta yang mendaftar dalam acara inaugurasi tersebut secara tidak langsung menyumbang sebesar US$100 (sekitar Rp1,4 juta).

Uang tersebut akan digunakan untuk mendanai program bersih-bersih rutin pantai di Kosta Rika, sekaligus turut membiayai program penyelamat pantai.

Tak hanya itu, acara tersebut juga akan melangsungkan kampanye untuk mengurangi penggunaan plastik dan meningkatkan kualitas air.

Hal itu dipastikan akan membuat Kosta Rika tetap menjadi salah satu tujuan lokasi berselancar kelas dunia.

(ard)