Manfaat Menonton Sepak Bola untuk Lansia

Elise Dwi Ratnasari, CNN Indonesia | Rabu, 11/07/2018 14:11 WIB
Manfaat Menonton Sepak Bola untuk Lansia Penonton pertandingan sepak bola Swedia vs Inggris di Inggris. (Action Images via Reuters/Ed Sykes)
Jakarta, CNN Indonesia -- Piala Dunia 2018 menjadi alasan emosi penontonnya naik turun. Penyebabnya mulai dari kekalahan tim kesayangan hingga kemenangan tak terduga dari tim-tim non unggulan.

Jangan langsung menuding kalau kegiatan itu malah menyusahkan diri. Dari studi medis dikatakan bahwa menonton pertandingan sepak bola baik untuk kesehatan mental, terutama untuk lansia.

Direktur klinis untuk demensia di National Health Service (NHS) Inggris, Profesor Alistair Burns, menyebutkan bahwa menonton sepak bola baik untuk saraf.


Bagi penderita demensia, menyaksikan pertandingan sepak bola 'jadul' bisa jadi latihan yang baik.

"Selayaknya latihan fisik, ada hubungan positif antara menyaksikan pertandingan sepak bola dan menjaga pikiran tetap aktif," katanya dikutip dari Huffington Post

"Bagi lansia dan mengalami demensia, menyaksikan kembali pertandingan 'jadul' bisa menghidupkan kembali memori masa lalu, menghubungkan orang dengan masa lalu mereka dan menjaga otak aktif."

Demensia merupakan sindrom yang berkaitan dengan penurunan fungsi otak seperti daya ingat berkurang, menurunnya kemampuan berpikir, memahami sesuatu, serta menurunnya kecerdasan mental.

Sindrom ini rentan dialami oleh mereka yang telah berusia 65 tahun ke atas.

Ia menambahkan menyaksikan pertandingan 'jadul' bisa menstimulasi emosi yang dapat terus hidup bertahun-tahun.

Sementara itu, Tony Jameson Allen, salah satu pendiri Sporting Memories Foundation berkata olah raga mampu menyatukan komunitas dan generasi.

"Saya melihat dampak positif terhadap jiwa dan fisik para anggota yang telah berumur dan demensia setelah mereka menyaksikan kembali pertandingan 'jadul'. Olah raga mampu menyetir jiwa dan membangunkan kembali kekuatan emosi," ungkapnya.

(ard)