FOTO: Baluran, Nuansa Afrika di Timur Jawa

ANTARA FOTO/M Agung Rajasa, CNN Indonesia | Senin, 30/07/2018 15:20 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Bagi yang ingin merasakan nuansa safari ala Afrika, bisa datang ke Taman Nasional Baluran, Jawa Timur.

Monyet ekor panjang melintas di padang sabana Bekol. Tak salah jika Pulau Jawa dinobatkan sebagai destinasi Asia terbaik tahun ini versi majalah wisata Travel and Leisure. Pasalnya ada banyak destinasi yang semakin populer di kalangan turis, salah satunya ialah Taman Nasional Baluran.
Wisatawan berjalan dengan latar belakang Gunung Baluran. Taman Nasional Baluran bisa dijangkau dari Situbondo atau Banyuwangi, Jawa Timur. Di taman nasional ini pemandangan sabana bak di Afrika sangat terasa. 
Sabana alias padang rumput luas menjadi meliputi 40 persen lahan di Taman Nasional Baluran, yang totalnya mencapai 25 ribu hektare.
Pemburu asal Belanda, AH Loedeboer merupakan orang yang pertama kali menganggap kawasan hijau di Baluran penting untuk dilestarikan, tepatnya saat dirinya datang mengeksplorasi pada tahun 1928.
Taman Nasional Baluran paling pas dikunjungi sepanjang bulan Mei sampai Oktober. Di musim panas, fauna seperti banteng, kerbau, kijang, rusa, dan macan tutul bermunculan, terutama menjelang sore hari.
Taman Nasional Baluran juga menjadi habitat sejumlah burung langka seperti Layang-layang Api, Tuwuk Asia, Burung Merak, Ayam Hutan Merah, Kangkareng, Burung Rangkong, dan Bangau Tong-Tong.
Ada enam pos pengamatan di sini. Masing-masing pos memiliki objek wisata tersendiri, seperti lahan berkemah, perairan menyelam dan memancing, panjat tebing sampai gua Jepang yang bersejarah.
Gunung Baluran, Pantai Bama dan Savana Bekol menjadi tiga objek wisata utama di Taman Nasional Baluran. Terdapat juga tempat penginapan sederhana di Pantai Bama dan Savana Bekol.
Turis domestik wajib membayar tiket seharga Rp5.000 per orang dan turis mancanegara Rp150 ribu per orang. Jika ingin melakukan pengambilan gambar profesional, silakan menghubungi pos pelayanan untuk mengurus izinnya.