Polisi Bakal Kawal Turis di 'Festival Lembah Baliem'

ANTARA, CNN Indonesia | Senin, 06/08/2018 20:08 WIB
Polisi Bakal Kawal Turis di 'Festival Lembah Baliem' Salah satu aksi Atraksi Tari Perang yang diperagakan Suku Dani. (CNN Indonesia/Ardita Mustafa)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepolisian Resor Jayawijaya, Papua, menyatakan siap mengawal turis yang datang pada bulan ini untuk mengikuti Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) pada 7-9 Agustus 2018 di Distrik Walesi.

Kapolres Jayawijaya AKBP Yan Pieter Reba di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, pada Senin (6/8), mengatakan bahwa pengawalan itu agar para turis bisa terhindari dari tindak kejahatan, seperti kasus pemerkosaan yang terjadi beberapa waktu lalu.


Sebagai langkah awal polisi segera mendata seluruh turis yang datang ke Jayawijaya.


"Polisi akan menjaga tempat-tempat wisata. Ada kemungkinan besar, polisi akan kawal turis yang datang berkunjung ke FBLB," kata Yan Pieter seperti yang dikutip dari Antara.

Yan Pieter mengatakan bahwa pihaknya segera membangun komunikasi dengan dinas kebudayaan dan pariwisata setempat agar menyarankan turis supaya tidak bepergian sendirian ke tempat yang dituju.

"Polisi akan tunjuk juga dari pariwisata untuk arahkan para turis ini sehingga kalau berkunjung tidak perorangan, tetapi polisi kawal per regu atau rombongan," ujar Yan Pieter.


FBLB telah digelar sejak tahun 1999. Dari situs resmi (https://festivallembahbaliem.id/jadwal-acara/) bisa diketahui rangkaian acara yang digelar selama tiga hari itu.

Beberapa acara yang digelar antara lain Nikah Massal adat Papua, Atraksi Tari Perang, sampai Karapan Babi.

Pada FBLB tahun ini pemkab tidak mengundang seluruh distrik menjadi peserta pertunjukan Atraksi Tari Perang, karena khawatir masalah antarkampung yang terjadi beberapa waktu lalu terbawa dan melahirkan keributan.

[Gambas:Instagram]

(ard)