Menikmati Wisata Bahari dan Olahraga di Nias Pro 2018

Kemenpar, CNN Indonesia | Sabtu, 25/08/2018 15:38 WIB
Menikmati Wisata Bahari dan Olahraga di Nias Pro 2018 Perhelatan wisata olahraga dinilai bisa menggenjot jumlah wisatawan. (Dok. Kemenpar)
Nias, CNN Indonesia -- Menteri Hukum dan Ham (Menkumham) Yasonna Laoly di Pantai Sorake, Nias Selatan membuka perhelatan Nias Pro 2018 pada Jumat (24/8).

Dalam sambutannya, Yassona mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pariwisata yang terus mengembangkan pariwisata bahari di Nias. Dia mengharapkan acara itu dapat digelar setiap tahun.

"Kemenpar sangat serius mengembangkan pariwisata, dan ini harus benar-benar dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat Nias," kata Yasonna.



Dia menuturkan semua pihak harus bersatu untuk mengangkat potensi pariwisata Nias yang kini sudah dikunjungi sekitar 8.000 wisatawan. Yasonna menuturkan empat kabupaten dan satu kota harus bergandengan tangan untuk mengoptimalkan pariwisata di wilayah tersebut. 

Yasonna juga mengajak seluruh peserta Nias Pro 2018 untuk kembali ke Nias, terutama untuk Pesta Ya'ahowu di Kota Gunungsitolo pada 16-30 November.

"Di acara ini atraksi budaya sangat kuat. Selain menyaksikan pantai yang punya ombak berkelas dunia, juga akan menyaksikan budaya kami yang hebat," kata Yasonna.

Dampak ke Pariwisata

Menteri Pariwisata Arief Yahya yang diwakili oleh Wakil Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari Asep Djembar Muhammad mengatakan nilai promosi dari Nias Pro 2018 ini tinggi sehingga bisa menjadi kalender kegiatan kejuaraan dunia.

Tak hanya itu, prestasi atlet atau peselancar muda Tanah Air pun bisa ikut terangkat.

"Sport tourism efektif karena nilai media value atau media branding-nya tinggi. Media value yang didapat, minimal bisa dua kali lipat dari direct impact turis yang datang, karena dipromosikan oleh media nasional dan internasional sebelum, sesaat, dan sesudah acara," kata Asep.


Terpisah, Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan Sport Tourism seperti Nias Pro sangat betmanfaat untuk pariwisata Indonesia.

"Nias Pro 2018 merupakan bagian dari sport tourism. Proyeksi Kemenpar, sport tourism berkontribusi sebesar 1,25 persen dari 20 juta wisman. Atau sekitar 250 ribu wisman, dengan devisa sebesar 250 juta dollar," tegasnya. (asa)