ULASAN PENGINAPAN

Hidup ala 'Rockstar' di Tepi Kuta Bali

Dhio Faiz, CNN Indonesia | Minggu, 26/08/2018 16:07 WIB
Hidup ala 'Rockstar' di Tepi Kuta Bali Sudur memorabilia di Hard Rock Hotel Bali. (CNN Indonesia/Dhio Faiz)
Jakarta, CNN Indonesia -- Banyak cara menikmati debur ombak dan momen matahari terbenam alias sunset di Pantai Kuta Bali.

Namun ada satu cara unik yang Anda harus coba saat bermain ke Pulau Dewata; hidup ala bintang musik rock.

Saat pelesir ke Bali, saya memilih bermalam di Hard Rock Hotel Bali. Hotel waralaba Amerika Serikat ini terletak persis di seberang Pantai Kuta.


Hard Rock memang begitu lekat dengan musik cadas, begitu juga hotel mereka. Saat baru masuk, saya langsung disambut patung gitar besar di depan lobi hotel.

Petugas hotel yang menyambut pun terbilang unik. Senyum ramah dan pakaian rapi berpadu dengan anting dan tato di sekujur tubuh. Kebebasan berekspresi jadi ciri khas pegawai hotel ini.

Sembari menunggu waktu check in, saya nongkrong di Center Stage. Area ini adalah kafe yang juga disediakan sebagai tempat menunggu para tamu.

Di siang hari, kafe ini tidak terlalu ramai, hanya sebagai tempat singgah. Namun di malam hari, Center Stage jadi tempat melepas penat para tamu. Sajian musik live ditemani alkohol jadi teman melepas malam di Bali.

Di hotel ini, saya memilih kamar Deluxe Premium Pool Access, unit baru Hard Rock Hotel Bali. Tarif menginapnya Rp1,3 juta per malam.

Kesan pertama saya adalah kamar terlalu sempit. Ditambah saya mendapat kamar di pojok lorong, sehingga kamar berbentuk trapesium.

Hal paling tidak enak adalah saat menonton televisi. Televisi tak berada persis di depan mata karena bentuk kamar yang tak normal.

Bagi yang gemar merokok juga tak punya akses yang mudah dijangkau di sekitar kamar, karena hotel 'rockstar' ini memiliki konsep bebas asap rokok. Tersedia balkon namun tak terlalu luas.

Ada beberapa area merokok yang disediakan, namun tak di sekitar kamar.

Hidup ala 'Rockstar' di Tepi Kuta BaliTipe kamar Deluxe Premium Pool Access. (Dok. Hard Rock Hotel Bali)

Namun banyak sisi positif dari kamar ini. Salah satunya saya mendapat akses langsung ke kolam renang khusus. Kolam ini bukan untuk umum, hanya bisa diakses oleh penghuni kamar tipe Deluxe, sehingga tak terlalu ramai.

Selain itu saya bisa berfoto dengan legenda musik dunia. Di setiap kamar ada lukisan wajah musisi ternama yang disamarkan ke bentuk abstrak. Hanya bisa dilihat jelas lewat lensa kamera.

Saat bosan, saya memilih berjalan keliling hotel. Di setiap sudut hotel terdapat memorabilia legenda musik dunia.

Mulai dari gitar yang ditandatangani Kahitna, sampai ikat pinggang Michael Jackson senilai US$15 ribu jadi pajangan Hard Rock Hotel Bali.

Saat senja datang, Sunset Point jadi tempat wajib di Hard Rock Hotel Bali. Tak perlu turun ke pantai, Anda bisa menikmati tenggelamnya sang surya dari tempat menginap.

Selain itu, Hard Rock Hotel Bali menyediakan banyak fasilitas yang bakal membuat Anda merasa jadi bintang rock.

Misalnya Boom Box Recording Studio. Anda bisa mencoba pengalaman rekaman. Berbagai lagu, dari 'Enter Sandman' Metallica hingga 'Sayang' Via Vallen bisa Anda nyanyikan di sini.

Anda punya waktu 90 menit untuk sekadar karaoke atau sambil rekaman. Hasilnya akan diabadikan dalam CD musik eksklusif untuk Anda.

Selain itu Anda bisa juga meminjam gitar atau turntable untuk menikmati musik ala Anda sendiri. Dengan membayar deposit Rp2 juta, Anda bisa bermain alat musik di kamar Anda sendiri.

Untuk bersantai, Hard Rock Hotel Bali punya Sand Island, pantai buatan di dalam hotel. Pantai ini juga dilengkapi kolam renang terbesar di Bali dan beberapa wahana permainan air.

Saat badan mulai lelah, saya mencoba Rock Spa. Tempat pijat ini sedikit berbeda karena menggunakan teknik terapi rhythm and motion.

Sembari dipijat terapis handal, syaa juga dipijat oleh dentuman musik yang berasal dari pengeras suara di bawah tempat tidur. Ada pilihan musik tenang, sedang, ataupun keras. Saya memilih musik chill atau tenang untuk relaksasi.

Fasilitas lainnya, ada gym, tempat bermain anak balita, tempat bermain remaja, dan toko merchandise khas Hard Rock.

Untuk masalah perut, ada beberapa pilihan. Anda bisa mencicipi masakan dari koki kenamaan Jamie Oliver di Jamie's Italian. Kemudian ada pula bar dan makanan khas Eropa di Hard Rock Cafe. Atau juga Rock Royalty, restoran premium untuk penghuni kamar Deluxe.

(ard)