Siap-siap Bertemu Jodoh di Pesawat

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Selasa, 04/09/2018 17:09 WIB
Siap-siap Bertemu Jodoh di Pesawat Ilustrasi pesawat. (Foto: Courtesy of Emirates)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dalam sebuah perjalanan wisata, banyak hal tidak terduga yang bisa ditemukan termasuk jodoh. Bahkan sebuah studi dari sebuah instansi perbankan di Inggris mengungkapkan bahwa 1 dari 50 orang bertemu jodohnya di dalam pesawat.

Mengutip CNN, studi tersebut merupakan hasil wawancara terhadap 2.150 orang dari 141 negara. Studi tersebut mengungkapkan jika perbincangan di dalam pesawat menjadi salah satu pemicu sebuah hubungan terjalin, namun tidak jarang juga perbincangan itu justru mengganggu.

Sebenarnya tak hanya hubungan yang bersifat romantis terjalin di dalam pesawat, sekitar 16 persen responden mengatakan jika percakapan dalam pesawat itu berubah menjadi hubungan bisnis.


Namun ada beberapa hal mendasar terkait etika yang membuat penumpang merasa terganggu, sebanyak 37 persen responden terganggu jika ada penumpang yang membawa barang berlebih di dalam kabin.

Sedangkan 32 persen penumpang akan tidak nyaman jika sandaran tangannya 'dikuasai', dan 30 pesen penumpang yang merasa terganggu dengan orang yang kerap tertidur di bahu orang lain.

Perkara bertemu jodoh dalam penerbangan ternyata tidak lepas dari pariwara tentang romantisme dalam penerbangan, yang digaungkan saat industri penerbangan diperkenalkan pertama kali ke publik dunia pada medio 1960-an.

Saat itu orang yang menggunakan pesawat identik dengan citra mewah, sehingga romantisme menjadi objek dagangan yang dirasa cocok.

Namun semua itu berbalik 180 derajat saat pesawat berbiaya murah membanjiri jadwal penerbangan di seluruh dunia, kesan glamor dalam pesawat hampir tidak terasa lagi.

Namun seiring dengan berkembangnya teknologi, saat ini mulai banyak maskapai yang memberikan fasilitas Wi-Fi di dalam pesawat.

Bahkan ada sebuah aplikasi yang memungkinkan terjalinnya komunikasi antara pilot dan penumpang, penumpang dengan penumpang, atau penumpang dengan orang lain yang tidak di pesawat.

Jadi ada kemungkinan prosentase untuk bertemu jodoh dalam penerbangan akan semakin meningkat, atau bahkan merosot.

(agr)